Kota Yogya Kekurangan Sarana Olahraga Mumpuni

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemkot Yogyakarta sudah menganggarkan dana Rp 5 miliar untuk perbaikan beberapa fasilitas olahraga tahun 2020 ini. Namun, lantaran adanya pandemi Covid-19, anggaran dialihkan untuk penanganan tanggap darurat virus tersebut.

Ketua KONI Kota Yogyakarta, Aji Karnanto mengatakan sebenarnya dana Rp 5 miliar tersebut sudah dialokasikan untuk perbaikan beberapa sarana olahraga di Karangwaru (SMAN 4 Yogyakarta), Mancasan dan Lapangan Karang Kotagede. Pihaknya juga sudah melakukan pendataan sarana-sarana olahraga dari tiap cabang olahraga untuk memaksimalkan pembinaan atlet-atlet Kota Yogyakarta.

“Untuk fasilitas olahraga, di Kota Yogya memang sangat-sangat kurang. Tahun ini Pemkot sudah menganggarkan perbaikan beberapa fasilitas olahraga, namun karena adanya pandemi Covid ya semua dialihkan. Harapannya kedepan setelah pandemi ini perbaikan fasilitas olahraga bisa dipenuhi. Saat ini kami data dulu agar kedepan bisa langsung bersinergi mana yang prioritas,” ungkapnya pada wartawan saat berbincang Jumat (10/7/2020).

Ketika menilik daerah lain seperti Kabupaten Sleman, saat ini sudah memiliki cukup banyak fasilitas olahraga mumpuni meski pengelolaan berada di tangan swasta atau pemerintah kabupaten. Di Sleman beberapa waktu terakhir tumbuh trend lapangan sepakbola dengan kualitas mumpuni dengan rumput standar internasional yang jadi daya tarik.

Sekretaris Umum KONI Kota Yogyakarta, Iriantoko Cahyo Dumadi menambahkan saat ini pihaknya sedang menjajaki pemaksimalan beberapa sarana olahraga yang berada di Kota Yogyakarta seperti GOR Kridosono, GOR Ngampilan dan ruang di Tegalrejo. “Paling tidak kami memiliki data-data terlebih dahulu, nanti diusulkan ke Pemkot. Saat ini memang kita belum punya fasilitas mumpuni dan ini dikeluhkan hampir semua cabor,” ungkap Iriantoko.

KONI Kota Yogyakarta memahami situasi saat ini di mana anggaran yang ada dipusatkan untuk penanganan Covid. KONI juga memahami bawasanya dampak ekonomi pandemi membuat realisasi pendapatan daerah di Kota Yogyakarta turun dengan sangat signifikan. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI