Kota Yogyakarta Dikepung Tiga Kabupaten Potensi Lonjakan Corona

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Potensi lonjakan kasus Covid-19 terjadi di tiga kabupaten yang berhimpitan langsung dengan Kota Yogyakarta, terutama hasil pengembangan dari klaster jemaah tablig dan klaster gereja. Bahkan kini muncul klaster baru yakni pusat perbelanjaan di Mlati Sleman. Kendati dikepung potensi lonjakan Virus Corona, namun hingga saat ini Kota Yogyakarta belum ada rencana pengajuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Kita belum fokus ke PSBB, tapi sekarang bagaimana kita tracing untuk mengetahui peta kondisi. Setelah itu, tentu ada kebijakan ke depan seperti apa,” urai Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogya Heroe Poerwadi.

Gugus Tugas Penanganan Covid19 Kota Yogya saat ini juga sudah menyediakan 2.000 alat tes cepat untuk mendeteksi Virus Corona. Sasaran tes cepat bukan sembarang orang, melainkan disesuaikan hasil tracing.

Jika pada tes pertama dinyatakan reaktif positif, maka akan diisolasi di rumah sakit sembari menunggu tes swab. Sedangkan bagi yang negatif, akan kembali dites kedua guna menguatkan hasilnya. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI