KPU Siap Penalti 50 Tiap Dukungan Internal Ganda

YOGYA, KRJOGJA.com – KPU DIY mengaku telah menerima puluhan bakal calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang hendak melakukan konsultasi terkait syarat pencalonan. Meski demikian, KPU enggan menyebut nama-nama yang hendak bertarung memperebutkan empat kursi perwakilan DIY di ranah DPD.

Komisioner KPU DIY Siti Ghoniyatun kepada wartawan dalam konferensi pers Kamis (29/3/2018) mengungkap hingga hari ini pihaknya telah menerima konsultasi dari puluhan bakal calon DPD. “Tapi tidak bisa kami sebutkan siapa-siapanya karena ada waktunya nanti antara 22-26 April 2018 batas akhir pengumpulan syarat,” ungkapnya.

Untuk persyaratan, tiap calon diwajibkan menyertakan dukungan minimal 2000 pendukung di minimal 3 kabupaten/kota sesuai dengan peraturan minimal jumlah penduduk. Dukungan tersebut harus disertakan lengkap dengan berkas persyaratan baik softfile maupun hardcopy rangkap tiga.

“Berkas dikumpulkan ke KPU DIY 22-26 April 2018, ketika lebih dari waktu tersebut maka kami tidak akan menerima. Setelah itu akan dilakukan verifikasi baik itu data ganda, pekerjaan, usia dalam masa penelitian administrasi,” sambungnya.

KPU DIY sesuai peraturan KPU juga bakal menerapkan aturan ketat terkait adanya data internal ganda. “Kalau terpantau dalam SIPP kami sarankan dihilangkan, tapi kalau tidak diperbaiki maka untuk setiap data internal ganda akan dikenakan penalti 50 karena berarti itu disengaja. Penalti diberlakukan tapi calon boleh memperbaiki dalam masa tersebut,” ungkapnya lagi.

Sementara selain empat petahana yang dipastikan maju kembali dalam kontestasi calon DPD RI, satu nama dipastikan turut serta sebagai calon DPD RI Daerah Pilih DIY. Nama Arif Noor Hartanto ‘Inung’ yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD DIY bakal ikut dalam kontestasi tersebut.

“Kalau Pak Inung kan pasti maju DPD, sudah bilang pada saya juga,” ungkap Ketua DPW PAN DIY Nazaruddin saat ditemui terpisah di DPRD DIY. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI