‘KR’ Harus Jadi Agen Perubahan ‘Mindset’

YOGYA (KRjogja.com)  – Sebagai koran tertua di Indonesia dan terbesar di DIY, Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat (SKH KR) yang mampu bertahan hingga berumur 71 tahun haruslah selalu bermanfaat bagi masyarakat. Tantangan terberat di tengah serbuan media massa digital bagi KR adalah menjadi agen perubahan pola pikir atau mindset masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X saat menerima Dirut PT BP Kedaulatan Rakyat, dr Gun Nugroho Samawi di Gedung Pare Anom Kepatihan, Jumat (14/10/2016). Pada kesempatan ini Dirut KR mengundang Wagub DIY untuk menghadiri pergelaran wayang kulit dalam rangka HUT ke-71 SKH Kedaulatan Rakyat di halaman Percetakan KR Kalitirto Berbah Sleman, pada Sabtu (15/10/2016) malam nanti.

"Untuk KR di usianya ke-71 tahun ini saya ikut berbahagia. Jarang ada koran yang lama bertahan seperti KR . Semoga KR selalu bermanfaat bagi masyarakat," kata Paku Alam X.

Ditambahkan, tantangan yang harus dihadapi KR di tengah kemajuan informasi dan teknologi saat ini sangat berat. Terutama kemudahan mengakses berita hanya dengan membuka gadget dan maraknya media online. Untuk itu, KR harus mampu bertahan, terutama sebagai agen perubahan pola pikir masyarakat lebih baik. "Orang lebih banyak yang membaca berita terkini cukup membuka gadget-nya daripada koran fisik. Sekarang orang membaca koran berdasarkan kebutuhan atau 'on demand' semata," tandasnya.

Saat bersilaturahmi dengan Wagub DIY Sri Paku Alam X kemarin, Dirut KR didampingi Komisaris Utama Drs HM Romli, Direktur Keuangan Imam Satriadi SH, Direktur Umum HM Wirmon Samawi SE MIB, Direktur Produksi Baskoro Jati Prabowo SSos yang juga Ketua Umum Panitia HUT Ke-71 KR serta didampingi Wakil Pemimpin Redaksi KR Drs Ahmad Luthfie MA (Ketua I Panitia) dan Redaktur Pelaksana KR Joko Budiarto (Koordinator Wayangan). (Ira)

 

BERITA REKOMENDASI