Kraton Belum Pikirkan Pengganti Gusti Hadi

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Almarhum KGPH Hadiwinoto dikebumikan, Kamis (01/04/2021) siang di pemakaman keluarga Pasareyan Hastorenggo, Kotagede. Keluarga mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhir dari rumah duka di kawasan Jalan Kenari Yogyakarta.

Keluarga inti almarhum turut hingga peristirahatan terakhir. Putra Gusti Hadi, RM Bambang Prastari bersama istri, RAj Lupita bersama suami juga BRAy Aryuni Utari Hadiwinoto setia di samping hingga tanah menutup jenazah almarhum Gusti Hadi.

Almarhum dimakamkan tepat di sebelah BRAy Roswarini Prabukusumo yang tutup usia 8 Desember 2020 lalu dan juga GBPH Cakraningrat yang meninggal dunia pada tahun 2019 silam. Pemakaman dilakukan secara khidmat, dihantarkan pula cukup banyak handai taulan almarhum.

Kraton berkabung selama tiga hari, di mana gamelan tak boleh dibunyikan sebagai tanda dukacita mendalam. Penghormatan dilaksanakan untuk Lurah pangeran Kraton Yogyakarta yang juga Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan Parastra Budaya dan Penghageng Tepas Panitikismo itu.

GKR Mangkubumi, putri sulung Sri Sultan HB X turut mendampingi almarhum sejak dari RSUP Dr Sardjito hingga rumah duka. Mangkubumi mengaku punya kenangan sangat banyak bersama almarhum, terutama karena Gusti Hadi menjadi panitia utama ketika ia menikah dengan KPH Wironegoro.

“Romo (Gusti Hadi) itu terlampau sangat baik untuk saya. Beliau yang sangat repot ketika kami menikah dulu, jadi kenangannya terlampau banyak dengan beliau. Kalau semuanya, romo itu terlalu baik,” ungkap Mangkubumi ditemui di rumah duka.

Terkait sosok pengganti di Kraton sebagai penghageng kawedanan yang ditinggalkan, Mangkubumi mengaku pihak Kraton belum mempertimbangkan hal tersebut. Kraton masih berduka dan fokus menyelesaikan prosesi pemakaman almarhum Gusti Hadi hingga pungkasan.

“Belum, belum terpikirkan saat ini, belum sempat mikir kita. Terpenting saat ini menghantarkan beliau sebaik-baiknya hingga peristirahatan terakhir,” pungkas dia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI