KRL Yogya – Solo Resmi Gantikan Prameks

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kereta Rel Listrik (KRL) Yogya-Solo resmi beroperasi penuh Rabu (10/02/2021) hari ini dengan tarif Rp 8 ribu. Resmi pula KRL ini menggantikan kinerja KA Prambanan Ekspres (Prameks) yang beroperasi pada rute tersebut sejak tahun 1994 silam.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba mengatakan, antusiasme masyarakat pada hari pertama operasional KRL sangat luar biasa dengan jumlah penumpang mencapai ribuan orang dalam setengah hari jalan saja. “Untuk hari pertama secara komersial ini antusiasnya luar biasa. Tadi sampai jam 10 pagi saja kami melayani 1100 penumpang, itu mulai dari jam 5 pagi. Tapi mungkin sekarang sudah naik lagi,” ungkap Anne.

KRL Yogya-Solo sendiri beroperasi 20 perjalanan setiap hari. 11 stasiun dilewati dengan jarak tempuh lebih cepat daripada pendahulunya, Prameks.

“Kita membuka beberapa stasiun baru, seperti Gawok, Ceper, Delanggu sama Srowot, dari sana juga sudah ada naik penumpang. Ini adalah salah satu bentuk masyarakat memang membutuhkan transportasi ini di sekitar Yogya Solo, apalagi jalur darat mulai padat,” tandas dia.

Sementara dari catatan hingga pukul 15.00 WIB terdapat 2.056 pengguna telah melakukan tap in pada gate elektronik stasiun. Setiap harinya KAI Commuter mengoperasikan 20 perjalanan KRL dengan KA pertama dari Stasiun Solo Balapan pukul 05.05 WIB dan KA terakhir pukul 19.10 WIB. Sementara KA pertama dari Stasiun Yogyakarta pukul 05.15 WIB dan KA terakhir pukul 19.10 WIB.

Di masa pandemi ini, dalam satu gerbong maksimal digunakan untuk 74 orang saja. Selain itu, penumpang juga diwajibkan terus menggunakan masker di dalam kereta dan mengurangi berbicara.

Untuk menggunakan KRL, calon pengguna wajib memiliki tiket dalam bentuk Kartu Multi Trip (KMT) ataupun uang elektronik dari bank yang telah bekerja sama dengan KAI Commuter. Sejumlah aturan dan tata tertib lain yang perlu dipahami pengguna adalah dilarang membawa kursi lipat ataupun duduk di lantai KRL, dilarang makan dan minum di kereta, serta tidak membuang sampah di kereta. Saat ini untuk sementara balita juga dilarang menggunakan KRL.

Sementara mulai hari ini KA Prameks tak lagi beroperasi untuk rute Yogya-Solo. Prameks hanya akan melayani penumpang dari Kutoarjo-Yogyakarta PP dengan delapan perjalan setiap hari. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI