Kumpulkan 18 Ribu Lebih Wirausahawan, DSC Ingin Bangun Ekosistem Bisnis Berkualitas

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Diplomat Success Challenge (DSC) memasuki tahun ke-12, dan berhasil menjaring 18.233 wirausahawan dari seluruh Indonesia. Berbagai jenis usaha muncul dengan strategi bisnis yang potensial dari para peserta.

Surjanto Yasaputra, Ketua Dewan Komisioner DSC, mengatakan pandemi justru menambah semarak dunia usaha di Indonesia dengan berbagai ide kreatif. Menurut dia, tim DSC sangat antusias menyambut ide-ide kreatif para peserta yang disebut sangat potensial untuk berkembang.

“Ternyata pengusaha di Indonesia tidak surut meski kita diterjang dua tahun pandemi. Tahun ini 18.233 peserta masuk ke kami di DSC dan ini lebih besar daripada tahun lalu 16 ribuan. Kami terus berkomitmen menjaring bibit potensial wirausahawan di Indonesia,” ungkapnya dalam jumpa pers virtual, Jumat (21/01/2022).

DSC tahun ini berkolaborasi dengan berbagai komunitas seperti NU, Ansor dan Himpunan Pengusaha Santri Indonesia. Saat ini para pemenang sudah didapatkan dengan kriteria penilaian mendasarkan pada tiga hal yakni Paham, Piawai dan Persona yang melekat pada enterpreneur.

“Kami berharap bisa terus kontribusi menciptakan ekosistem baik untuk enterpreneur. Tidak hanya kuantitas yang semakin banyak, namun kualitas peserta dari tahun ke tahun meningkat. Ide bisnis, perencanaannya juga semakin baik juga usia teman-teman pengusaha semakin muda. Para pemenang bisa memahami challenge sangat baik juga piawai berinteraksi dengan tim, presentasi di bisnis, mempertahankan pendapat dan persona juga lebih daripada yang lain. Selain modal usaha, pemenang dapat pendampingan dua tahun yang kami lakukan,” ungkapnya lagi.

Sementara, Pemenang Best of The Best DSC 12, Adi Agung dari Koding Akademi, mengatakan sangat menikmati berbagai challenge yang muncul dalam proses perjalanan. Mereka diminta mengurai persoalan sesuai dengan situasi di lapangan.

“Kami dibawa ke Labuan Bajo dan Bali untuk melihat solusi yang harus diambil secara konsep bisnisnya. Kami memikirkan bagaimana sisi budaya, sosial dan susbtainabilitynya ke depan. Ini sangat menantang namun berbeda, membuat kami bisa berpikir lebih menyeluruh untuk mengurai persoalan dari segi bisnis,” ungkapnya.

Para pemenang termasuk Koding Akademi mendapatkan modal usaha dari DSC. Adi Agung pun mengatakan timnya bersiap melakukan konsolidasi internal untuk mengembangkan perusahaan ke depan.

“Untuk jangka pendeknya akan konsolidasi internal, perbaiki strategi bisnis. Selain itu kami akan tingkatkan kualitas tim, infrastruktur dan mengeksekusi strategi bisnis. Harapannya bisa berkolaborasi dengan lebih banyak pihak dan mengembangkan perusahaan lebih baik lagi,” pungkas dia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI