Kunjungi Mualimat Muhammadiyah , Menko Puan Maharani Bagikan Kompor

YOGYA, KRJOGJA.com – Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, Puan Maharani mengunjungi Madrasah Mualimat Muhammadiyah di Notoprajan, Ngampilan Kota Yogyakarta Selasa (3/4/2018).

Di hadapan ratusan pelajar serta perwakilan penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Puan yang sempat mengaku seperti kembali ke rumah melakukan diplomasi hadiah dengan membagikan hadiah bagi beberapa hadirin.

Sebelumnya, Puan mengaku Mualimat Muhammadiyah adalah tempat yang bersejarah bagi keluarganya. Slogan di depan sekolah yang berbunyi “Sekali Muhammadiyah Tetap Muhammadiyah” adalah cetusan Bung Karno yang merupakan kakek Puan, sementara sang ibu dan almarhum ayahnya juga sempat mengunjungi sekolah yang berada di tengah Kota Yogyakarta ini.

“Megawati pernah datang ke sekolah ini juga, sebelumnya juga almarhum Taufik Kemas juga kesini jadi komplit kan, bapak ibu dan anak ke sini. Ada juga kalimat Bung Karno di sekolah ini dan itu kakek saya, yang membuat saya merasa pulang kerumah ketika membacanya,” ungkap Puan diiringi tepukan tangan meriah.

Di depan para pelajar puteri Mualimat Muhammadiyah, Puan juga memberikan motivasi agar para siswa belajar dengan tekun untuk menggapai cita-cita. Puan mencontohkan betapa dahulu ia begitu sulit untuk berbicara di depan orang banyak karena berbagai macam hal yang melatarbelakangi bahkan hingga berkeringat dingin.

“Tapi lambat laun karena saya belajar maka berbicara di depan puluhan, ratusan, ribuan bahkan puluhan ribu orang tidak masalah lagi. Saya dengar di Mualimat Muhammadiyah juga diajarkan pidato, jadi saya yakin semuanya pasti pintar berbicara nantinya,” ungkapnya lagi.

Puan lantas mengundang dua siswa, satu penerima PKH dan satu guru untuk kemudian diberikan pertanyaan. Diplomasi hadiah layaknya Presiden Jokowi pun dilakukan di mana Puan memberikan beberapa barang seperti gitar dan kompor gas.

Satu siswa yakni Aisyah Diva mendapat hadiah gitar dari Puan Maharani karena tembanh Pangkur yang dibawakannya. Puan hanya menanyakan apa cerita di balik tembang Jawa tersebut yang lantas dijawab menceritakan nusantara dengan segala keindahan perbedaannya. Suara emas Aisyah pun mempesona puan dan langsung memberikan gitar.

Sebelumnya, Puan juga mengunjungi RS PKU Gamping dan Pondok Yatim Tahfizh De Muttaqin di Denokan Maguwoarjo. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI