Kurang 5 Persen Wisman Batalkan Wisata ke DIY

YOGYA, KRJOGJA.com –  Kurang dari 5 persen wisatawan mancanegara (wisman)  membatalkan kunjungan atau perjalanan wisatanya ke DIY paska erupsi freatik hingga peningkatan status Waspada Gunung Merapi. 

Biro perjalanan wisata DIY berharap ada pernyataan resmi dari pemerintah yang menyatakan DIY aman dan kondusif dikunjungi supaya pembatalan tersebut tidak berlarut-larut mendekati momen peak season libur Lebaran nantinya.

Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) atau Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia DIY Udhi Sudiyanto mengungkapkan secara global memang saat ini belum ada pengaruh signifikan terhadap bisnis perjalanan wisata ke DIY paska ditetapkannya Gunung Merapi berstatus Waspada.

"Memang ada pembatalan kurang dari 5 persen perjalanan wisata ke DIY karena wisatawan berpikir kalau seandainya Gunung Merapi meletus ya meletus padahal itu hanya hujan abu. Kebanyakan yang batal itu wisman dari ASEAN seperti Korea Selatan, Singapura, Malaysia dan China, serta sedikit dari Eropa, " ungkap Udhi di Yogyakarta.

Udhi menyampaikan pembatalan perjalanan wisata wisman ke DIY paska letusan freatik Gunung Merapi tersebut kurang dari 5 persen dari rata-rata total wisman yang datang ke DIY. Karena itu, berharap apabila tidak akan terjadi peristiwa erupsi Merapi seperti 2010.

"Kami senantiasa berkoordinasi dengan teman-teman yang memang mempunyai akses mengenai Gunung Merapi sebab sekarang ini informasi hoax erupsi Merapi sudah beredar di luar negeri. Kami akhirnya membroadcast khususnya wisman ASEAN informasi tersebut tidak benar disertai keterangan resmi dari pemerintah perihal kondisi terkini dan sebenarnya Gunung Merapi," tutur Udhi. (Ira)

 

BERITA REKOMENDASI