Kustomfest Tunggu Perhatian Pemerintah

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Sebentar lagi, tepatnya 7-8 Oktober 2017, kiblat kustom dunia akan tertuju ke Yogyakarta. Pasalnya, sejumlah media ternama dunia, dari Jepang, Australia hingga Perancis serta beberapa media kustom online terbesar dunia akan saling berlomba memberitakan event Kustomfest 2017 di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta.

"Kami berharap event ini juga akan mendapat perhatian pemerintah. Tidak hanya upaya mendukung sektor pariwisata, tapi juga berkembangnya industri kreatif di Indonesia," tutur Direktur Kustomfest, Lulut Wahyudi saat silaturahmi di kantor redaksi SKH Kedaulatan Rakyat diterima Wakil Pemimpin Redaksi KR, Selasa (03/10/2017).

Dengan tema 'No-Boundaries' yang digaungkan pada tahun keenam penyelenggaraan ini, Kustomfest ingin mewujudkan builder berpacu dengan karya tanpa sekat dan batasan. Dengan demikian, kreativitas yang dihasilkan dapat terus dikembangkan selaras dengan dasar penyelenggaraan event ini.

Lulut juga berharap Kustomfest mampu menjadi patron event otomotif di Yogyakarta maupun Indonesia. Sehingga mereka tidak ingin berpatokan pada jumlah pengunjung. Tapi justru mendasarkan pada kreativitas yang sudah dihasilkan peserta dan dapat menginspirasi pengunjung.

Rencananya Kustomfest 2017 akan dibuka Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI Triawan Munaf. Tidak hanya peserta dalam dan luar negeri, akan ada pula studi banding dari pemerintah Malaysia yang diwakili Dewan Bandaraya Kuala Lumpur (DBKL) yang akan turut berpartisipasi. Termasuk dari Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) kendaraan siap memberikan dukungannya. (Feb)

BERITA REKOMENDASI