Labuhan Jaladri, Berharap Yogya Terbebas dari Bencana

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Menjaga Yogya agar terlepas dari segala bencana menjadi semangat yang diusung dalam Labuhan Jaladri di Pantai Parangkusumo Bantul, Rabu (25/03/2020). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Tingalan Jumenengan Dalem atau perayaan penobatan Sultan sebagai Raja Kraton Yogyakarta.

Wedono Surakso Jaladri, sesepuh yang memimpin jalanya labuhan mengungkapkan, kegiatan ini digelar setahun sekali. Harapannya dengan kegiatan itu Yogyakarta bisa terbebas dari semua cobaan ini.

“Dari kegiatan labuhan ini tentu selalu  punya harapan agar semua rakyat Ngayojokarto bebas dari semua bencana. Cobaan yang datang segera selesai,” ujarnya.

Menurutnya dengan adanya labuhan ini sebenarnya sebuah harapan kepada Allah agar Yogyakarta tetap aman dan damai segala cobaan segera berakhir. Dalam prosesi itu yang dilabuh atau dibuang merupakan benda yang pernah dipakai Raja Yogyakarta diantaranya beringin, songer, pondang ngisap sari, bangun tolak, ageman dalem, sorjan, hem, rekmo.

Dalam prosesi labuhan itu juga didukung SAR Parangtritis Kretek Bantul. “Yang dilabuh pengagem yang tidak dipakai atau lorotan anggeman ndalem,” ujar Wedono. (Roy)

BERITA REKOMENDASI