Lapak Sementara Pasar Prawirotaman Disiapkan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pasar Prawirotaman akan dibangun ulang pada awal tahun 2019. Di pengujung tahun, pasar tradisional yang berlokasi di Jalan Parangtritis tersebut dipastikan akan menjadi ikon baru di Yogya sisi selatan.

Hal ini lantaran usai direvitalisasi, Pasar Prawirotaman bakal berubah total. Dari sebelumnya hanya satu lantai, menjadi empat lantai plus semi basement. Selain itu menjadi satu-satunya pasar tradisional yang dilengkapi lift dan travelator.

"Lelang untuk lapak sementara bagi pedagang sudah kami lakukan. Kemudian akan dilanjutkan lelang rekanannya. Harapannya, Februari 2019 sudah tandatangan kontrak sehingga Maret pekerjaan fisiknya dimulai," tandas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Yogya, Agus Tri Haryono.

Durasi pekerjaan fisik akan memakan waktu hingga sembilan bulan. Dengan begitu, maksimal November 2019 wajah baru Pasar Prawirotaman sudah bisa dinikmati oleh masyarakat.

Agus menjelaskan, ke depan tidak ada lagi parkir di tepi Jalan Parangtritis karena dipindah ke basement. Begitu juga pedagang yang sebelumnya sampai meluber ke luar pasar, seluruhnya akan ditarik ke lantai satu hingga lantai tiga, sedangkan lantai empat atau rooftop, akan dimanfaatkan untuk rumah kreatif dan zona kuliner.

“Semoga nantinya Pasar Prawirotaman bisa memperkuat Yogya sisi selatan. Apalagi kawasan di sana banyak wisatawan asing sehingga mampu menghidupkan sektor industri pariwisata," urainya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogya Maryustion Tonang, mengaku total terdapat 619 pedagang di Pasar Prawirotaman. Menurutnya, sejak tahun 1980 pasar tersebut tidak pernah dilakukan pembenahan.

Oleh karena itu para pedagang juga merespons positif rencana revitalisasi yang dibiayai oleh pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus tersebut. Total ada Rp 75 miliar yang siap dikucurkan oleh pemerintah pusat.

Selain revitalisasi dari sisi fisik, Maryustion mengaku, pihaknya juga akan melakukan pembenahan dari sisi display dagangan. Terutama membedakan jenis dagangan sesuai dengan zonasi seperti sayuran, makanan, daging, pakaian serta barang elektronik. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI