Laporan Tak Lengkap, Hibah RW Batal Cair

YOGYA, KRJOGJA.com – Tahun ini menjadi yang terakhir bagi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak dalam mengelola dana hibah untuk stimulan RW. Masa transisi pengguna anggaran ini pun bakal diperketat. Bagi RW yang belum mampu melengkapi laporan penggunaan dana tahun lalu, maka hibah tersebut tidak akan dicairkan.

"Tahun depan program itu akan dikelola oleh Bagian Tata Pemerintahan. Sehingga kami juga akan menagih seluruh laporan jika masih ada kekurangan. Semua kami periksa agar dapat dipertanggungjawabkan," urai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Yogya, Octo Noor Arafat, Kamis (1/6).

Total dana hibah stimulan RW tersebut mencapai Rp 10 juta. Peruntukannya ialah untuk mendukung kegiatan di wilayah setempat. Sedangkan untuk bisa mengaksesnya, maka wajib melampirkan laporan penggunaan dana tahun sebelumnya secara lengkap. Tahun ini pun ada beberapa RW yang terpaksa belum bisa mendapatkan dana stimulan akibat persoalan tersebut.

Octo menambahkan, pemanfaatan dana stimulan sebenarnya sudah ada arahan dan larangan. Terutama untuk membeli barang atau alat yang mendukung kegiatan di RW setempat. Di antaranya tikar, karpet, tenda, kursi, sound system dan lain sebagainya. "Tapi kami juga berikan rambu-rambu. Misalnya jika ada RW yang setiap tahun mengusulkan pembelian tikar atau tenda, jelas kami larang," tandasnya. (Dhi)

 

BERITA REKOMENDASI