Lawan Corona, Sultan Minta Masyarakat Jogja ‘Legowo’ dan Olah Batin

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Gubernur sekaligus Raja Kraton Yogyakarta, Sri Sultan HB X menyapa masyarakat DIY di Bangsal Kepatihan, Senin (23/3/2020) siang. Sultan mengajak masyarakat untuk eling lan waspada menghadapi pandemi Virus Corona yang sudah sampai di Yogyakarta.

Sultan mengatakan bencana virus Corona sangat berbeda dengan bencana alam seperti Gempa Bumi tahun 2006 lalu yang kasat mata. Virus Corona diingatkan Sultan bisa masuk ke tubuh siapapun tanpa disadari.

Dalam teks sapa aruh yang disampaikan, Sultan juga meminta masyarakat untuk memiliki kesadaran agar memilih berdiam di rumah ketika tak enak badan. Pasalnya, saat ini tak ada satupun yang bisa memastikan apabila kita benar-benar sehat tanpa membawa virus Corona.

“Kalau merasa tidak sehat harus memiliki kesadaran dan menerima kalau wajib mengisolasi diri selama 14 hari sama dengan masa inkubasi penyakitnya. Jaga diri, jaga keluarga, jaga persaudaraan, jaga masyarakat dengan memberi jarak aman dan menghindari keramaian jika memang tidak mendesak. Bisa jadi kita merasa sehat, tapi sesungguhnya tidak ada seorangpun yang bisa memastikan kita benar-benar sehat. Malah bisa jadi kita yang membawa bibit penyakit,” pungkas Sultan.

Sultan pun berharap masyarakat bisa menenangkan diri dan mengolah batin di dalam masa virus Corona saat ini. Inilah mengapa Pemda DIY sampai saat ini tak menerapkan kebijakan lockdown yang sudah dilakukan kota-kota besar di belahan dunia lain.

BERITA TERKAIT