Layanan Cetak KIA Mandiri Segera Digulirkan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kota Yogya akan mengeluarkan inovasi baru. Salah satunya layanan Kartu Identitas Anak (KIA) yang bisa dicetak secara mandiri oleh pemohon.

Kepala Dindukcapil Kota Yogya Sisruwadi, menjelaskan pihaknya sudah mengalokasikan anggaran pengadaan alat cetak khusus untuk penerbitan KIA. "Yang kami alokasikan baru satu alat dulu. Itu nanti akan menjadi percontohan. Semoga layanan cetak KIAmandiri bisa digulirkan tahun ini," jelasnya.

Baca juga :

Tahun 2030 Kota Yogya Target Bebas Tuberculosis
Merawat Pusaka Perlu Pengetahuan

Menurutnya, KIA memiliki fungsi sangat penting bagi anak yang berusia kurang dari 17 tahun. Kendati belum wajib KTP, namun banyak akses publik yang membutuhkan kartu identitas. Di antaranya untuk bepergian dengan moda transportasi kereta api dan pesawat, membuka rekening perbankan hingga potongan harga produk anak sehingga KIA dapat berfungsi layaknya KTP.

Oleh karena itu, Sisruwadi berkomitmen agar seluruh anak di Kota Yogya mampu memiliki KIA dengan mudah. Hal itu juga menjadi bagian dari hak anak yang harus dipenuhi dari aspek administrasi kependudukan.

"Alat pencetak KIA mandiri itu nanti akan kami tempatkan di lokasi yang strategis agar mudah diakses masyarakat. Masih kami petakan, di mana yang layak dan tepat," tandasnya.

Hingga saat ini, kepemilikan KIA di Kota Yogya diprediksi sudah mencapai 90 persen. Sisa 10 persen tersebut diharapkan bisa terakomodir melalui pencetakan mandiri. Tetapi, sebelum mencetak secara mandiri, warga atau orangtua yang bersangkutan harus melakukan pendaftaran anaknya terlebih dahulu. Hal ini agar datanya dapat terekam dan mendapat register.

Sisruwadi menambahkan, sepanjang tahun 2019 lalu pihaknya sudah menggencarkan jemput bola untuk pencetakan KIA. Terutama ke sekolahsekolah yang ada di Kota Yogya. Sehingga pelajar Kota Yogya yang bersekolah di sini, dipastikan tidak lepas dari kepemilikan KIA. "Hanya, bagi anak yang sekolah di luar Kota Yogya ini yang perlu kami kejar supaya bisa memiliki KIA," jelasnya. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI