Letnan Komarudin Sempat Dituding Makar Hingga Pilih Jadi Preman

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRjogja.com – Daud Sinjal Dalam buku Laporan Kepada Bangsa: Militer Akademi Yogya menyebutkan Letnan Komarudin pernah dituduh terlibat dalam pemberontakan DI/TII yang dipimpin Sekarmaji Marijan Kartosoewiryo.

Seperti dikutip dari Liputan6.com dalam buku itu dijelaskan, vonis itu muncul ketika kompi Komarudin (saat itu berpangkat kapten) pada tahun 1950-an dikirim ke Malangbong, Garut, untuk menumpas pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII). Namun, Kapten Komarudin bukannya berperang, ia malah asyik memilih “ngopi-ngopi bareng” pasukan DI/TII.

Barangkali Komarudin merasa jengah berperang dengan para gerilyawan DI/TII yang sebagian merupakan rekannya saat aktif di Laskar Hizbullah. Malah di antaranya ada juga yang pernah satu perguruan dengannya saat belajar agama dan kanuragan.

“Akibatnya Mbah Komar dan pasukannya ditarik kembali ke Yogya. Sampai di markasnya Mbah Komar dan kompinya langsung dipecat secara massal,” kata Prianto dalam buku itu. Ia masih memiliki garis keturunan sebagai cucu dari Komaruddin.

Baca juga:

SO 1 Maret Ingatkan Pada Sosok Komarudin, Pejuang ‘Nyentrik’ Kebal Peluru dari Jogja

Komarudin Pernah Dirawat di PKU, Dokter Nyerah Tak Bisa Disuntik

Dalam bukunya itu, Daud Sinjal menuliskan bahwa hasil penyelidikan lanjutan menunjukkan bahwa tuduhan terhadap Komarudin ternyata tidak benar. Namanya juga direhabilitasi.

BERITA REKOMENDASI