Libatkan Lintas Instansi, Pemkot Yogya Antisipasi Serbuan Pengemis

YOGYA, KRJOGJA.com –  Berdasarkan pengalaman sebelumnya, setiap jelang Lebaran, Kota Yogya seolah menjadi tujuan serbuan pengemis. Pemkot Yogya akhirnya melakukan antisipasi sejak dini guna menghadapi potensi serbuan pengemis tersebut.

"Begitu masuk Ramadan, sebenarnya sudah dijadikan momentum bagi pengemis untuk meminta-minta di jalan atau tempat-tempat strategis. Kami tidak ingin, tahun ini kembali marak pengemis," urai Komandan Satpol PPKota Yogya,
Nurwidihartana, Selasa (30/05/2017).

Oleh karena itu, pihaknya meningkatkan koordinasi dengan Satpol PPDIY yang memiliki Perda 1/2014 terkait penanganan gelandangan dan pengemis. Melalui regulasi itu, maka setiap pengemis yang terjaring razia akan dibina secara
intensif serta dipantau secara lebih optimal.

Nurwidihartana menjelaskan, selain bekerja sama dengan Satpol PPDIY, pihaknya juga sudah menjalin komunikasi dengan berbagai instansi terkait. Mulai dari pengelola wisata, pengelola rumah ibadah, aparatur di wilayah, hingga komunitas masyarakat. "Kami ingin semua bergerak, termasuk jajaran kepolisian dan TNI. Terutama guna mengamankan area sumbu filosofis dari Tugu hingga Alun-alun Selatan maupun lokasi ciri khas Yogya. Yogya harus bebas dari pengemis," tandasnya.

Menurutnya, lokasi yang kerap digunakan oleh pengemis untuk meminta-minta biasanya berada di daerah perbatasan kota dengan sejumlah kabupaten atau di sekitar jalan lingkar luar. Sehingga, aparatur pemerintah di daerah perbatasan juga dituntut meningkatkan intensitas patroli wilayah. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI