Libur Lebaran, Omset Pedagang Malioboro Diprediksi Naik

YOGYA (KRjogja.com) – Paguyuban Pedagang Malioboro memprediksi keramaian wisatawan di kawasan Malioboro akan terjadi H+3 hingga H+7 mendatang. Selain itu diperkirakan pendapatan pedagang selama libur Lebaran ini akan
meningkat hingga 50 persen.

Ketua Paguyuban Pedagang Malioboro Suryadi Suryadinata menyatakan, jumlah pengunjung yang datang ke kawasan Malioboro ini biasanya akan terus meningkat mulai hari ini H+2 hingga H+7 mendatang. Karena selama 2 hari lebaran dipakai khusus untuk bersilahturahmi bersama keluarga setelahnya mereka berwisata dan membeli oleh-oleh.

“Biasanya akan terus padat sampai H+7 dan oleh-oleh yang banyak pastilah batik, kenaikan bisa dua hingga tiga kali lipat dari penjualan pada hari biasa,” ujarnya di Yogyakarta, Selasa (21/8)

Suryadi menjelaskan pada pada H+2 ini terutama di siang hari para pengunjung biasanya akan menuju Pasar Beringharjo terlebih dahulu, sedangkan sore hari, para pengunjung tersebut baru akan mulai menyerbu kios-kios kaki lima dan toko-toko yang ada kawasan Malioboro.

“Untuk itu kami telah menyiapkan batik model-model baru dan menambah stock hingga 3 kali lipat karena dharapkan tren batik masih lebih kuat dengan menawarkan batik-batik kreasi terbaru dengan harga terjangkau,” tuturnya.

Mengenai harga, para pedagang Malioboro tidak menaikkan harga meskipun ini merupakan momen libur Lebaran, sebab untuk menjaga agar pembeli tidak kapok dan datang lagi ke Malioboro.

“Kami berusaha menjaga kestabilan harga dan penawaran batik-batik model baru agar mendatangkan wisatawan repeater ke toko kami,” pungkasnya. (Fir)

BERITA REKOMENDASI