Libur Nataru Berkah Bagi Kusir Andong

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Libur Natal dan tahun baru yang bersamaan dengan musim liburan sekolah, tidak hanya menguntungkan bagi pengelola jasa pariwisata. Namun juga mendatangkan berkah bagi para kusir andong yang biasa mangkal di kawasan Malioboro. Bahkan selama libur Natal dan tahun baru, pendapatan para kusir andong ituu mengalami kenaikan sampai tiga kali lipat dibanding-kan dengan hari biasa.

"Saya merasa bersyukur selama libur Natal dan tahun baru dalam sehari saya bisa menarik 8 sampai 10 kali. Apabila dibandingkan dengan hari biasa pendapatan yang saya peroleh dari kusir andong naik sampai tiga kali lipat. Penghasilan yang sangat lumayan karena sekali narik rata-rata tarifnya Rp 150.000," kata salah satu kusir andong yang biasa mangkal di Kawasan Malioboro, Yadi.

Yadi mengatakan, meningkatnya pendapatan sebagai kusir andong dikarenakan liburan kali ini cukup panjang (bersamaan libur sekolah). Meski demikian, ia juga harus berjibaku dengan kemacetan lalulintas yang selalu terjadi tiap liburan.

"Kemacetan yang terjadi di Kawasan Malioboro dan sekitarnya secara tidak langsung menjadi tantangan tersendiri bagi kami para kusir andong," terangnya.

Komentar senada diungkapkan oleh Wanto, kusir andong dari Pleret, Bantul. Apabila dibandingkan dengan libur Natal tahun sebelumnya pendapatannya justru menurun. Penurunan itu diprediksikan karena adanya pengaruh cuaca sehingga terjadi hujan dengan intensitas sedang sampai lebat.

Dampaknya sejumlah wisatawan jadi enggan untuk menggunakan jasa transportasi andong. Belum lagi kemacetan kendaraan lantaran penerapan semi pedestrian sehingga membutuhkan waktu sekitar setengah hingga satu jam lebih lama dari biasanya.

"Memang liburan tahun ini tidak seramai tahun sebelumnya. Tapi saya tetap bersyukur, karena jika dibandingkan hari biasa omzet kusir andong naik sampai 3 kali lipat," terangnya. (Ria)

BERITA REKOMENDASI