Libur Nataru, Timur GOR Amongraga Tetap Dijadikan Parkir Alternatif

YOGYA, KRJOGJA.com – Meski mendapat penolakan dari Komisi C DPRD Kota Yogya namun Pemkot Yogya akan tetap memanfaatkan timur GOR Amongraga sebagai lokasi parkir alternatif. Terutama untuk bus pariwisata yang hendak menuju kawasan Malioboro dari arah timur atau Jalan Kusumanegara. 

Menurut Wakil Walikota Yogya Heroe Poerwadi, selama dua hari dilakukan proses uji coba mendapat respons positif dari industri jasa pariwisata. "Para kru bus pariwisata menyambut baik. Setidaknya mereka tidak lagi harus berputar-putar kawasan Malioboro mencari lokasi parkir jika tempat parkir di sana penuh," jelasnya, Selasa (17/12/2019).

Pemanfaatan timur GOR Amongraga sebagai tempat parkir alternatif rencananya akan dilakukan selama dua pekan, yakni mulai 20 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020. Kapasitasnya mencapai 75 bus pariwisata ukuran besar untuk sekali parkir. Pemkot Yogya juga bekerja sama dengan pengelola Trans Jogja untuk menghubungkan wisatawan dari GOR Amongraga dengan tujuan Malioboro.

Tahap awal terdapat sepuluh armada Trans Jogja yang disiagakan. Rutenya dari GOR Amongraga menuju halte di Jalan Suryatmajan. Setiap penumpang dikenai tarif Rp 3.500 sekali jalan. Sehingga untuk pulang pergi dari GOR Amongraga menuju Malioboro dan kembali lagi mencapai Rp  7.000. "Jarak rute pulang pergi sekitar 7,5 kilometer. Tarif segitu juga cukup terjangkau oleh wisatawan. Hanya, yang perlu dievaluasi ialah masa tunggu Trans Jogja agar wisatawan tidak terlalu lama menunggu," urainya.

Heroe menambahkan, lokasi parkir alternatif cukup mendesak untuk mengurai kepadatan serta mengatasi keterbatasan lokasi parkir di kawasan destinasi wisata. Selain di timur GOR Amongraga, pihaknya juga tetap mencari lokasi alternatif lainnya. Hal ini agar tidak ditemui lagi bus pariwisata yang hanya berputar-putar mencari lokasi parkir di pusat kota karena hanya akan menambah beban lalu lintas. "Berbagai masukan tetap kami terima. Namun kami juga tidak ingin wisatawan yang datang ke Yogya terganggu kenyamanannya karena jalanan padat," tandasnya.(Dhi)

BERITA REKOMENDASI