Liburan Sekolah, Lima Museum ini Layak Dikunjungi

YOGYA,KRJOGJA.com- Berkunjung ke Yogyakarta, jangan lupa mencoba sekali-kali melakukan safari sejarah dan budaya ke berbagai museum di Yogya. Selain menambah pengetahuan, kamu bisa sekalian santai dan menikmati suasana menenangkan bersama keluarga.

1. Museum Sonobudoyo

Museum ini memiliki koleksi yang berkaitan dengan kebudayaan Jawa terlengkap setelah Museum Nasional Indonesia. Ada lebih dari 43 ribu benda bersejarah dan penting. Mulai dari kategori filologi, seni rupa, arkeologi, hingga historika. Di waktu tertentu, kamu dapat menonton pagelaran wayang. Lokasi tempat wisata Jogja ini berada di  Jalan Pangurakan No. 6, Ngupasan, Gondomanan Trikora dan Alun-alun Utara Keraton Jogja. 
2. Museum Sasmitaloka
Museum ini didedikasikan untuk Panglima Besar (Pangsar) Jenderal Sudirman. Nama Sasmita sendiri berarti pengingat yang merujuk pada benda-benda untuk menginang perjuangan dan pengorbanan sang pahlawan. Untuk bangunannya, dulu sempat digunakan sebagai rumah dinas pejabat keuangan Pura Pakualaman. Di dalamnya terdapat 14 runagan dengan 599 koleksi berjenis logam, kulit, kayu, hingga kain. Terletak di Jl. Bintaran Wetan No.3, Gunungketur, Pakualaman, Kota Yogyakarta.
3. Museum Biologi

Museum Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini memiliki berbagai koleksi tentang flora dan fauna. Kamu bisa melihat berbagai herbarium berkurukan besar. Baik yang basah maupun kering. Ada juga awetan berbagai jenis hewan hingga kerangkanya. Sebagian besar koleksi Museum Biologi UGM berasal dari berbagai pelosok Indonesia. Tempat ini dibangun sebagai wahana pendidikan untuk masyarakat umum. 

Museum Biologi adalah museum tentang pendidikan hayati, penelitian dan pengabdian masyarakat. Koleksi pada museum Biologi Jogja ini berjumlah lebih dari 4.000 spesimen. Tentu sangat lengkap dan layak untuk disinggahi.
Museum edukasi dan pembelajaran ini berada di jalan Kusumanegara, Yogyakarta. Museum Jogja ini sebagai sarana pembelajaran dan pendidikan tentang flora dan fauna. Koleksi berupa flora dan fauna yang diawetkan merupakan sumbangan peneliti dari berbagai negara dunia.
4. Museum Sandi
Museum Sandi merekam segala persandian yang ada di Indonesia dan dunia. Mr. Amir Syarifudin yang pada saat itu merupakan Menteri Pertahanan dari Yogya meminta dr. Roebiono Kertopati, seorang dokter di Kementerian Pertahanan bagian B untuk membentuk dan memimpin Dinas Code. 

Pada awal kemerdekaan berbagai instansi di Indonesia masih menggunakan sandi lama dari masa kolonial, sehingga mudah diretas oleh pihak tentara Belanda. Menyadari hal tersebut, dr. Roebiono pun berinisiatif membentuk sandi baru yang hanya dapat digunakan oleh pihak Republik Indonesia.
Koleksi museum ini cukup lengkap mulai dari mesin peralatan sandi, sepeda onthel pengantar surat berisi kode sandi, meja dan kursi kerja persandian. Anda juga dapat melihat diorama, peta napak tilas, lukisan sandi, replika rumah sandi, dokumen buku kode, menekin dan lainnya. Terletak di Jl. Faridan M Noto No.21, Kotabaru, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta. 

5. Museum perjuangan Yogyakarta

Museum terkenal di Jogja selanjutnya adalah museum perjuangan, berada di Jalan Kolonel Sugionono 24, Mergangsan, Yogyakarta kurang lebih 2 km dari pusat kota. Arsitektur bangunan ini merupakan perpaduan bangunan romawi kuno dan candi Indonesia.
Museum ini memiliki koleksi mengenai perjuangan Indonesia saat masa penjajahan Belanda dan Jepang. Koleksi yang ada pada museum ini antara lain 10 patung kepala pahlawan nasional, relief, replika meriam, miniatur armada laut belanda, pakaian pahlawan nasional, dan koleksi perjuangan lainnya. Terletak di Jalan Kolonel Sugiyono No. 24, Yogyakarta. (Ive)
 

BERITA REKOMENDASI