Liga 3 DIY Diputar 7 November, Pengeluaran Klub Bakal Membengkak

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Asprov PSSI DIY menggelar workshop Liga 3 DIY di Monumen PSSI, Baciro, Senin (27/09/2021). Klub-klub peserta Liga 3 dari lima kabupaten dan kota DIY hadir dalam pertemuan tersebut.

Ketua Asprov PSSI DIY, Syauqi Soeratno mengatakan ada beberapa hal yang dibahas mendetail dengan klub dengan garis besar menyamakan persepsi terkait situasi kompetisi. Menurut Syauqi, kondisi kompetisi di era pandemi membutuhkan perhatian lebih dari berbagai sisi khususnya kesehatan.

“Ada beberapa aturan dari federasi yang harus kami sampaikan ke klub misalnya saja wajib antigen sebelum bertanding, lalu protokol-protokol kesehatan penunjang lainnya. Ini yang kami sampaikan ke klub, dan harapannya ada kesepahaman setelah workshop, mencari jalan terbaik untuk dijalankan nantinya,” ungkap Syauqi disela acara.

Bagi klub, dengan adanya aturan wajib swab antigen maka terasa begitu memberatkan. Pasalnya kini di Yogyakarta, swab antigen tercatat masih pada harga Rp 80-150 ribu.

Ketika hendak bermain, dipastikan 18 pemain minimal, tim pelatih dan official harus melakukan antigen. Paling tidak dapat diasumsikan tiap klub harus merogoh kocek Rp 2 juta per pertandingan untuk memenuhi syarat antigen.

Saat ini tercatat klub peserta Liga 3 DIY berjumlah 20 klub. Namun, satu kontestan dipastikan absen yakni Gelora Handayani juga kemungkinan besar satu lainnya, UAD FC. Dengan 18 klub maka tiap klub akan menjalani 34 kali pertandingan apabila menganut sistem kompetisi penuh. Pun bila dibuat home turnamen paling tidak minimal akan melakoni 10 pertandingan di fase babak awal.

“Ini mengapa kami saat ini mencari sponsor yang ingin berkolaborasi. Karena kami tidak bisa membebankan semua pada klub. Apabila ada klub tidak ikut karena kendala biaya, kami sangat memaklumi dalam situasi saat ini. Namun tidak menggugurkan aturan bahwa dua tahun tak ikut bisa disanksi, maka kami tetap dorong untuk berpartisipasi dengan harapan bisa memperbanyak kesempatan pemain bermain,” sambung Syauqi.

Kickoff Liga 3 DIY sendiri direncanakan mulai 7 November mendatang dengan opsi home turnamen. 10 stadion disiapkan sebagai venue pertandingan termasuk stadion ikonik DIY seperti Mandala Krida, Maguwoharjo, Sultan Agung, Dwi Windu, Tridadi dan Kridosono.

Berikut daftar calon klub peserta Liga 3 DIY. Persikup Kulonprogo, Persig Gunungkidul, Protaba Bantul, Tunas Jogja, Sleman United, Gelora Handayani, Satria Adikarta, Gama FC, FC UNY, UAD FC, Persiba, PS HW, JIF, Rajawali FC, Mataram Utama FC, PS Tunas Ngaglik, Bina Taruna, Raga Putra Menoreh dan JK Tamanan. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI