Lindungi Anak, Dampingi Saat Bermain Internet

Editor: Ivan Aditya

YOGYA (KRjogja.com) – Data Kemeninfo menunjukkan ada 63 juta pengguna internet di Indonesia. Orangtua perlu berhati-hati karena sebagian besar pengguna internet justru anak-anak yang kemudian bisa meniru atau terkena pengaruh negatif seperti pornografi, napza dan lainnya.

"Banyak kasus kekerasan yang dilakukan anak, juga kekerasan pada anak meningkat karena pengaruh internet, media sosial, karena itu perlu pendampingan pada anbak saat bermain internet," jelas kata Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) DR Sari Murti W SH MHum saat Talkshow Peringatan Hari Anak Nasional 2016 di Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY, Sabtu (20/08/2015).

Lebih lanjut, Ifa Aryani SPsi dari Lembaga Studi dan Pengembangan Perempuan dan Anak (LSPA) menegaskan keluarga adalah benteng pertama perlindungan anak. "Anak jangan banyak dibebani keinginan orangtua, pada dasarnya anak adalah pembelajar yang baik mereka akan antusias dengan sesuatu yang diminati, bukan dipaksakan,” katanya.

Sementara itu Kanit PPA Polda DIY, Kompol Retno menegaskan polda akan melakukan proses dari laporan polisi kekerasan pada anak. "Seperti misalnya pencabulan pada anak bisa dilakukan visum, dengan bukti yang kuat," jelasnya. (*-2)

BERITA REKOMENDASI