Lindungi Pengobatan Kecelakaan Kerja, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Siloam Hospitals Yogyakarta

YOGYA, KRJOGJA.com – Manajemen Siloam Hospitals Yogyakarta bersama BPJS Ketenagakerjaan Kamis, 31 Maret 2022 melakukan penandatangan Nota Kesepahaman ( Memorandum Of Understanding ) dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam hal perlindungan tenaga kerja yang rentan serta mendukung pelayanan kesehatan yang disiapkan untuk pengelolaan pelayanan medis bersifat cepat dan tepat atas kasus yang dilaporkan sebagai kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Kerja sama yang terjalin, akan berlangsung selama 2 tahun ke depan. MOU ditandangatangani Siti Nurtata Rizki, ST selaku Executive Director Siloam Hospitals Yogyakarta dan  Teguh Wiyono selaku Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan yang turut disaksikan langsung oleh Niken Tri Mahayani selaku Kepala Bidang pelayanan dan Ida Christin Tantia selaku Manager Kasus dari BPJS Ketenagakerjaan Daerah Istinewa Yogyakarta serta jajaran Direktur dan Management Siloam Hospitals Yogyakarta.

Dalam acara penandatanganan MOU tersebut disampaikan program CSR Gandeng-Gendong untuk membantu para pekerja Non Formal Rentan yang tidak mampu. Diharapkan dengan terjalinnya Nota Kesepahaman ini dapat membantu para pekerja yang tergabung di dalam layanannya. Program ini memberikan penanganan yang cepat kepada para karyawan seperti kecelakaan saat sedang melakukan perjalanan ke tempat kerja atau sebaliknya. Kerjasama ini juga dilandasi adanya dukungan fasilitas yang lengkap dengan kesiapan sumber daya yang berkualitas.

Adapun keunggulan yang dimiliki RS Siloam antara lain ruangan pemeriksaan lengkap ICU, IGD , Ruang Operasi, Kamar Rawat Inap, Layanan penunjang diagnostic seperti MRI 1,5Tesla, CT Scan 128 Slice, USG, Laparoscopy. Lalu, Pemeriksaan oleh dokter spesialis seperti Orthopedi, Bedah Saraf, Bedah Digestif, Bedah Onkology, Bedah Umum, Bedah Toraks Kardiovaskular, dan dokter lainnya.

Teguh Wiyono selaku Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang sangat penting yakni jaminan kecelakaan kerja.

Menurut Teguh Wiyono jaminan ini guna memberikan perlindungan atas risiko – risiko kecelakaan yang terjadi dalam hubungan kerja, termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju ke tempat kerja atau sebaliknya, hingga perjalanan dinas. Jaminan kesehatan tersebut juga termasuk penyakit yang disebabkan oleh lingkungan tempat bekerja.

“Manfaat tersebut diberikan tak terbatas biaya, sesuai dengan kebutuhan medis hingga sembuh. Selain itu, pekerja juga akan memperoleh santunan upah selama tidak bekerja,” pungkas Teguh Wiyono. (*)

BERITA REKOMENDASI