Lindungi Saksi dan Korban, LPSK Mencari Pimpinan

YOGYA, KRJOGJA.com – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memerlukan pimpinan yang mampu menjadikan lembaga ini lebih kredibel lagi dan bermanfaat bagi penegakan hukum di Indonesia. Membangun jaringan dan kerjasama dengan berbagai lembaga juga perlu lebih ditingkatkan.

Hal tersebut dikemukakan Ketua Panitia Seleksi Pimpinan LPSK Prof Harkristuti Harkrisnowo SH MA PhD di Hotel Tentrem, Selasa (24/04/2018). Kegiatan Sosialisasi Seleksi Calon Pimpinan LPSK Periode 2018-2023 juga menghadirkan Tenaga Ahli LPSK, Mulatingsih SH MH.
"LPSK memberikan jaminan hukum pada saksi/korban agar dapat memberikan keterangan tanpa ketakutan akan intimidasi atau retaliasi pelaku," kata Harkristuti.

Mulatingsih mengatakan LPSK memberikan perlindungan kepada saksi dan korban sejak masuk dalam sistem peradilan pidana. "Jika sudah ada laporan ke polisi maka sudah bisa dilindungi. Perlindungan juga kami lakukan sesuai dengan prosedur, tidak setiap pengaduan akan disetujui untuk mendapat perlindungan," katanya.

Syarat formil calon pimpinan LPSK yaitu WNI, sehat jasmani dan rohani. Tidak pernah dipidana karena tindak pidana yang diancam pidana 5 tahun ke atas. Usia minimal 40 dan maksimal 65 tahun pada saat proses pemilihan. Berpendidikan paling rendah S1. Berpengalaman di bidang hukum dan HAM minimal 10 tahun. Memiliki integritas dan kepribadian tak tercela, memiliki NPWP.

Pendaftaran Pimpinan LPSK Periode 2018 – 2023 paling lambat 10 Mei 2018 untuk pendaftaran online melalui email pansel2018@lpsk.go.id. Sedang untuk pendaftaran offline dengan cara mengirimkan dokumen hardcopy ditujukan ke Panitia Seleksi Calon Pimpinan LPSK Jalan Raya Bogor KM 24 No 47 – 49, Jakarta Timur. Paling lambat 14 Mei 2018 (Cap Pos). (Apw)

BERITA REKOMENDASI