Lomba Penulisan Desa Wisata Diundur Hingga 14 Agustus, Yuk Masih Bisa Kirim Karyamu

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BOB) bersama Kedaulatan Rakyat (KR) dan Sekolah Vokasi UGM berkolaborasi mencetuskan kegiatan Lomba Penulisan Desa Wisata yang ada di seputaran kawasan Borobudur meliputi Magelang, Purworejo dan DIY. 16 desa wisata akan menyambut siapa saja yang berniat mengulas dan mengenalkan lebih dekat keindahan potensi alam, budaya maupun segala yang ada melalui guratan kata-kata dalam tulisan.

Direktur Pemasaran BOB, Agus Rochiyardi mengatakan kegiatan lomba menulis desa wisata dibuat untuk mengenalkan lebih jauh tentang 16 desa wisata yang ada di kawasan Magelang, Purworejo dan Yogyakarta. Desa-desa wisata tersebut memiliki potensi luar biasa yang bisa dieksplorasi dari berbagai sudut menarik.

Perlombaan yang sedianya ditutup pada 14 Juli akhirnya diputuskan untuk dimundurkan hingga 14 Agustus mendatang. Alasan adanya PPKM Darurat untuk menekan laju penyebaran Covid-19 menjadi pertimbangan penyelenggara memberikan kesempatan lebih panjang bagi peserta untuk mengumpulkan karya penulisan.

“Kami memberi waktu lebih panjang pada para peserta untuk mengumpulkan karya hingga 14 Agustus mendatang. Kita tahu bersama situasi saat ini membuat kita semua harus bersabar untuk mengurangi mobilitas. Kami berharap situasi segera membaik dan kita bisa beraktivitas kembali. Lomba menulis ini kami kreasikan untuk semakin memperkenalkan potensi desa wisata tersebut di masyarakat dan juga untuk mengembangkannya menjadi desa wisata mandiri. Kami mengambul tema “Percepatan PertumbuhanSosial Ekonomi untuk Menuju Desa Wisata Mandiri” dengan semangat untuk mempercepat proses pertumbuhan kondisi sosial ekonomi di desa-desa itu,” ungkap Agus usai penandatanganan perpanjangan masa lomba, Kamis (22/7/2021).

Ke-16 desa tersebut adalah Desa Karanganyar, Karangrejo, Borobudur dan Ngagoretno di Kabupaten Magelang. Kemudian Desa Kaligono dan Pandanrejo di Kabupaten Purworejo, lalu Desa Glagah, Segajih, Tinalah, Jatimulyo, Pagerharjo dan Gerbosari di Kabupaten Kulonprogo, Desa Bleberan dan Sri Getuk di Kabupaten Gunungkidul juga Desa Pulesari dan Garongan di Kabupaten Sleman dan Desa Mangunan di Kabupaten Bantul.

BERITA REKOMENDASI