Lonjakan Kasus, Konsekuensi DIY Mulai Terbuka

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Sebanyak 49 kasus positif Covid terkonfirmasi terjadi di DIY dalam dua hari ini. Catatan tersebut menjadi terbesar selama masa tanggap darurat kebencanaan Covid sekaligus membuat kumulatif bertambah menjadi 486 (332 sembuh 14 meninggal).

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji menyebut penambahan kasus cukup signifikan harian merupakan konsekuensi mulai terbukanya DIY pada tamu dari luar daerah. Menurut Baskara Aji beberapa waktu belakangan, DIY memang sudah menerima tamu jumlah cukup banyak baik itu untuk kepentingan wisata, bisnis maupun keluarga.

“Pelonjakan kasus ini saya kira bagian dari konsekuensi kalau kita terbuka. Kita sudah menerima tamu dalam jumlah cukup banyak baik itu wisata, bisnis maupun keluarga. Mereka berasal dari luar daerah termasuk zona merah atau zona hitam,” ungkapnya, Rabu (22/07/2020).

Pemda menurut Baskara Aji tak lantas diam menghadapi hal ini. Swab test massal dilakukan termasuk pengetatan prosedur tamu masuk luar daerah diberlakukan untuk memastikan tidak ada kasus luput dari pengamatan dan menyebabkan penularan tak terkendali.

“Kita di DIY siapkan antisipasi, melakukan tes cukup massal terutama swab agar segera diketahui dan tracing. Ini bagian konsekuensi karena terbuka. Kita pun ini terbuka belum terbuka sekali, wisata masih dibatasi. Grup massal juga belum kita terima kalau dari daerah asal tak penuhi protokol kesehatan, tidak diterima. Di tempat wisata juga tak menerima terlalu banyak untuk tetap jaga jarak,” sambungnya.

Pemda DIY juga akan mengkaji lebih jauh kemungkinan tempat-tempat wisata dengan ruang lingkup kecil agar tak buru-buru buka atau terlebih dahulu dipastikan protokol kesehatannya. “Misalnya bioskop atau karaoke kan ruangnya kecil belum lagi pakai mic yang berpotensi penularan. Ini yang akan kita cek betul protokol kesehatannya,” tandasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI