Luasan Panen Berkurang, Harga Cabai Rawit Merah Mulai ‘Pedas’

YOGYA, KRJOGJA.com – Harga komoditas cabai terutama cabai rawit merah mengalami kenaikan signifikan di beberapa pasar tradisional di Kota Yogyakarta pada pekan pertama Januari 2020. Kenaikan harga yang cukup tinggi tersebut disebabkan berkurangnya luasan panen, dimulainya persiapan tanam dan masih tingginya permintaan konsumen saat ini.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Yanto Apriyanto mengatakan, komoditas cabai mengalami kenaikan yang cukup signifikan terutama dialami cabai TM atau cabai konsumsi maupun cabai rawit merah. Kenaikan harga tersebut tidak hanya terjadi di DIY, tetapi hampir merata di daerah lainnya.

"Harga cabai rawit merah naik hingga 28 persen atau Rp 15.000/kg dari Rp 38.000 menjadi Rp 53.000/kg, disusul cabai merah keriting
naik 14 persen atau Rp 6.000/kg dari Rp 35.000 menjadi Rp 41.000/kg, cabai merah besar dari Rp 41.000 menjadi Rp 47.000/kg dan cabai rawit hijau dari Rp 26.000 menjadi Rp 28.000/- kg," tandas Yanto di kantornya, Selasa (7/1).

Dijelaskan, dari sisi pasokan atau persediaan cabai sendiri masih mencukupi dari Sleman dan Kulonprogo. Selain itu, juga tetap mendatangkan pasokan cabai dari Magelang dan Banyuwangi. Cuaca saat ini juga sangat mempengaruhi produksi cabai karena hujan deras disertai angin kencang.

"Tidak hanya harga cabai yang naik, harga minyak goreng sawit curah atau tanpa merek juga mengalami kenaikan dari Rp 10.500 menjadi Rp 11.000/- liter. Saya baru berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan, semoga bisa segera teratasi sebab harga
CPO dunia cukup tinggi saat ini," imbuh Yanto.

Dari hasil pantauan perkembangan harga bahan pangan di Kota Yogyakarta yang mengalami kenaikan lainnya adalah bawang putih kating yang semula Rp 30.000 menjadi Rp 32.000/kg. Sedangkan penurunan harga dialami bawang merah dari Rp 33.000 menjadi Rp 27.000/kg, daging ayam broiler dari Rp 34.000 menjadi Rp 32.000/- kg dan telur ayam ras dari Rp 24.000 menjadi Rp 23.000/kg. Harga komoditas lainnya seperti beras, gula pasir, tepung terigu, daging sapi, daging ayam kampung dan bawang putih sinco relatif landai alias terpantau stabil. (Ira)

BERITA REKOMENDASI