‘Lurah Bicara’, Perangkat Pemerintah Dituntut Mampu Komunikasi

YOGYA, KRJOGJA.com – Kemampuan berkomunikasi kini tidak bisa disepelekan. Perangkat pemerintah bahkan dituntut memiliki kemampuan tersebut. Hal ini karena sangat mempengaruhi kesuksesan program yang digulirkan pemerintah. 

Baca Juga: Pemkot Registrasi Gapoktan

Wakil Walikota Yogya Heroe Poerwadi, menjelaskan banyak program maupun kegiatan yang sudah dilakukan oleh pemerintah. Akan tetapi karena kurang terkomunikasikan dengan baik, akhirnya informasi program tersebut tidak sampai ke masyarakat. "Dari dulu sudah saya tekankan, sejak tiga tahun lalu bahkan, bahwa sukses program itu diawali dengan sukses komunikasi. Program tidak akan pernah berhasil tanpa partisipasi masyarakat. Sedangkan partisipasi tersebut hanya bisa dilakukan kalau kita bisa komunikasi," urainya di sela lomba adu gagasan Lurah Bicara di Balaikota, Rabu (18/12/2019).

Lurah Bicara baru tahun ini digelar dengan melibatkan 14 lurah yang menjadi wakil tiap kecamatan. Kegiatan yang turut didukung SKH Kedaulatan Rakyat ini menghadirkan tiga dewan juri yakni Arie Sujito (Sosiolog UGM), Octo Lampito (Pemred KR), dan Ninda Nindiani (praktisi public speaking).

Heroe mengaku, Lurah Bicara menjadi ajang sinergis bagi perangkat pemerintah yang ada di wilayah dalam hal adu gagasan dan mempelajari komunikasi. Apalagi dalam berbagai kesempatan, pemerintah daerah dituntut mampu mempresentasikan program dengan gaya bicara yang bagus. "Kalau lurah atau camat tidak memiliki pola komunikasi yang bagus, kegiatan di wilayah juga akan sulit mendapat respons dari warga. Lurah Bicara ini wahana penting," akunya.

Sementara Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
Setda Kota Yogya Octo Noor Arafat, mengungkapkan Lurah Bicara ditujukan untuk melatih kemampuan public speaking yang baik. Dalam beberapa perlombaan di tingkat DIY atau nasional, kemampuan berbicara dengan baik di depan umum memiliki porsi nilai yang cukup besar. Lurah Bicara digelar selama dua hari yaitu pada Rabu (18/12/2019) dan Kamis (19/12/2019) hari ini di Graha Pandawa Kompleks Balaikota Yogya. Para pemenang rencananya akan diumumkan dalam ajang rapat dinas di internal Pemkot Yogya.

Baca Juga: Pemkot Yogya Kaji Pembangunan Sekolah Wilayah Selatan

Tiap lurah yang tampil diminta menyampaikan potensi dan permasalahan yang dihadapi kelurahan yang mereka pimpin serta inovasi atau gagasan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Setiap peserta diberi waktu15 menit untuk menyampaikan materi, enam menit untuk tanya jawab dan satu menit untuk menyampaikan kata penutup.

"Sebelum tampil untuk adu gagasan, setiap lurah sudah mengikuti bimbingan teknis atau pelatihan berbicara agar bisa menyampaikan gagasan dengan baik di muka umum. Berbicara harus fokus dan urut sehingga potensi, masalah, dan inovasi atau solusi yang ditawarkan bisa tersampaikan dan bisa dimengerti dengan baik oleh masyarakat umum," paparnya.(Dhi)

BERITA REKOMENDASI