Mahasiswa KKN-UAD Dilepas ke Kebumen sampai Bengkulu

BANTUL, KRJOGJA.com – Kuliah Kerja Nyata (KKN) menumbuhkan pribadi mandiri. Untuk itu, perlu kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas. Tentu sebelumnya selain telah dibekali ilmu, juga siap hardskill dan softskill. KKN orientasinya untuk pemberdayaan masyarakat menuju Indonesia berkemajuan.

Demikian diungkapkan Dr Abdul Fadlil MT, Wakil Rektor (Warek) III Universitas Ahmad Dahlan (UAD) saat melepas 326 mahasiswa KKN Reguler Periode ke-75 di Masjid Islamic Center, Ringroad Selatan, Bantul, Sabtu (27/07/2019) sore. Sebelumnya Hadir dan memberi laporan Drs Purwadi MSi selaku Kepala Pusat KKN-UAD. Hadir pula dalam kesempatan itu, Safar Nasir MSi selaku Warek II-UAD. Menandai KKN secara simbolik dilakukan pengalungan tanda pengenal kepada mahasiswa oleh  Dr Abdul Fadlil MT disaksikan langsung Safar Nasir MSi dan Purwadi MSi.
 
Menurut Abdul Fadlil, menjadi peserta KKN sejak awal memang harus diniatkan untuk mengabdi kepada masyarakat. Untuk itu, selama menjalankan KKN harus bisa menjaga nama baik pribadi juga lembaga, dalam hal ini UAD sekaligus Persyarikatan Muhammadiyah.

Diingatkan, orang kuliah di UAD, notabene dari Yogyakarta, tetaplah menjaga sopan santun, etika dan perilaku. "Orang Yogya itu beda, tetap empan papan, memayu hayuning bawana alias memperindah keindahan dunia. Memperindah itu dengan selalu berbuat baik dan bermanfaat," ujarnya. Ditambahkan Abdul Fadlil selama KKN harus mampu bekerja sama, menjaga kebersamaan, kekompakan dan kedisiplinan.

Sedangkan Drs Purwadi MSi menyebutkan KKN kali ini memilih tema 'Peran UAD dalam Pemberdayaan Masyarakat Menuju Indonesia Berkemajuan'. KKN Reguler ada berbagai ragam bentuk. KKN Reguler berlangsung di Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen Jawa Tengah meliputi 10 desa, yakni Kebangsawit, Pucangan, Kaibon, Sumberjati, Prasutan, Gondanglegi, Peneket, Ambalkliwonan, Bener Kulon, Bener Wetan diikuti 249 mahasiswa. (Jay)

 

BERITA REKOMENDASI