Mahasiswa Teknik Informatika UJB Kembangkan Ecowisata ‘Lembah Watu Temanten’

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Sebanyak 10 mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika, Universitas Janabadra (HMJ TI UJB) Yogyakarta mengembangkan ecowisata 'Lembah Watu Temanten' di Dusun Kalibondol, Desa Sentolo Kulonprogo. Program tersebut didanai dari Hibah Bina Desa, Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti 2019.

Ketua tim pengembangan, Teguh Sadewo Pangestu mengatakan, Dusun Kalibondol memiliki potensi wisata yang sangat menarik, namun belum tergarap. Di sepanjang desa terdapat sungai 'Kalipapah' yang memiliki aliran air cukup deras. Di sungai tersebut terdapat sepasang batu besar disebut 'Lembah Watu Temanten'. Di sekelilingnya terdapat hamparan sawah luas, lapangan dan tebing yang sangat mendukung.

"Lembah Watu Temanten memiliki potensi sangat besar, sehingga kami akan mengembangkannya menjadi ecowisata," terang Teguh kepada KRJOGJA.com di Kampus UJB, Jalan Tentara Rakyat Mataram, Badran Yogyakarta, Rabu (24/07/2019).

Dijelaskan Teguh, dalam proses pengembangannya, mahasiswa HMJ TI UJB berkolaborasi dengan pemuda-pemudi Karangtaruna setempat. Dari survei awal, aliran sungai yang deras akan dimanfaatkan sebagai wahana wisata air 'river tubing'. Sedangkan persawahan dan lapangan hijau yang cukup luas akan dimanfaatkan sebagai arena outbond. Warga setempat juga akan diberi pelatihan dan bisa diberdayakan berjualan makanan khas Kulonprogo seperti geblek, tempe benguk atau wingko babad.

"Pengembangan ecowisata 'Lembah Watu Temanten ini dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Kami rencananya juga akan membangun sejumlah sarana fisik, seperti gubung, saung dari bambu, gapura dan penunjuk arah sebagai pendukung wisata. Untuk mempromosikan, kami akan buat website khusus,"  ujar Teguh.

Dosen Pembimbing Fatsyarina Fitriastuti SSi MT didampingi Kaprodi Teknik Informatika UJB Ryan Ari Setyawan SKom MEng mengatakan, program pengembangan ecowisata ini sangat penting sebagai wujud pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat. Sedangkan bagi mahasiswa, ini menjadi wahana mengimplementasikan keilmuan serta mengasah softskill. "Dalam program ini, mahasiswa dituntut untuk merumuskan masalah, mencari solusinya dan mengorganisir, sehingga nantinya terbentuk karakter pemimpin yang unggul," kata Fitri. (Dev)

UJB

BERITA REKOMENDASI