Mahasiswa UGM Olah Limbah Kulit Salak Jadi Permen Anti Diabetes

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Siapa sangka limbah kulit salak memiliki manfaat yang luar biasa untuk anti diabetes. Empat mahasiswa UGM berhasil mengolah limbah kulit salak menjadi permen yang aman kaya kandungan gizi dan antidiabetes bernama Salacca Soft Candy.

Aulia Nur Aeni Kholisoh, mahasiswa Fisipol pengembang permen limbah kulit salak mengatakan ide awal pembuatan permen tersebut berangkat dari keprihatinan terhadap nasib petani salak yang terdampak pandemi Covid-19, khususnya di Srumbung, Magelang. Sejak pandemi, petani salak di daerah itu mengalami penurunan pendapatan dari penjualan salak yang merupakan komoditas andalan di wilayah tersebut.

Aulia bersama ketiga rekannya yakni Ginna Ervarizki (FIB), Nafis Muhimmatul ‘Ulya ( Fakultas Biologi), Vera Nurohmah Indrawati (Fakultas Biologi) kemudian berupaya mencari solusi untuk mengolah buah salak menjadi produk yang tahan lama dan bernilai ekonomis. Tercetus ide untuk memanfaatkan buah sekaligus kulit salak untuk diolah menjadi permen yang sehat dan aman dikonsumsi, termasuk mencegah diabetes.

“Dari beberapa literatur disebutkan bahwa kulit salak mengandung zat bioaktif seperti flavonoid, fenolik, antioksidan, dan zat aktif lainnya yang berfungsi untuk menstabilkan kadar gula darah yaitu dengan menghambat enzim α-glukosidase,” ungkapnya melalui rilis tertulis, Senin (6/9/2021).

Seperti diketahui diabetes mellitus masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat dunia, di mana WHO mencatat pada tahun
2014 terdapat 422 juta jiwa penderita diabetes di seluruh dunia dan diperediksi pada 2045 akan mencapai 629 juta jiwa diseluruh dunia jika tidak dilakukan intervensi. Muncullah ide permen dari sari buah dan ekstrak kulit salak. Dalam pembuatannya turut ditambahkan madu murni sebanyak 38 persen untuk menambah rasa legit.

UGM

BERITA REKOMENDASI