Mahasiswa UGM Ungkap Mekanisme Perambatan Rangsang Sakit

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang beranggotakan Ahmad Syauqy Tafrihani, Anik Sri Ernawati, dan Klarissa Nabila menemukan prediksi korelasi interaksi molekuler yang berkaitan antara proliferasi sel fibroblas dengan perambatan rangsang sakit sebagai sudut pandang ilmiah dari interpretasi surat Annisa ayat 56.
Latar belakang ide tersebut adalah maraknya fenomena generasi muda saat ini yang cenderung mengabaikan dosa kecil walaupun mereka rajin beribadah serta sikap ketidakpedulian mereka terhadap peringatan Allah tentang azab. Generasi Z merupakan generasi yang multifacet dan menerima informasi berdasarkan pemikiran yang logis. Karya tulis ini dapat menjadi salah satu sudut pandang ilmiah dari nilai-nilai surat Annisa ayat 56.
Di bawah bimbingan Ghifari Yuristiadhi Masyhari Makhasi SS MA MM CHE dari Sekolah Vokasi, mereka mengungkap mekanisme azab yang terdapat pada surah An-Nisa ayat 56 secara ilmiah.
“Kami melakukan analisis proteomik untuk mencari korelasi antara perbaikan kulit dengan tumbuhnya saraf-saraf sensorik yang berperan dalam perambatan rangsang sakit, untuk melihat sudut pandang saintifik dari QS Annisa ayat 56. Menarik sekali melihat betapa agung dan kompleks ciptaan Allah SWT sampai ke skala molekuler, yang bahkan Allah rancang sebelum manusia memiliki pengetahuan mengenai mekanisme molekuler,” tutur Syauqy selaku ketua tim dalam siaran pers yang diterima KRJOGJA.com, Rabu (20/10/2021).
Menurutnya, analisis yang dilakukan dengan database bioinformatika, yang mana data-datanya didapatkan dari data The Cancer Genome atlas, yang awalnya juga berasal dari profil ekspresi protein sebenarnya pada sel manusia. “Hasil penelitian kami dapat menggambarkan mekanisme molekuler sebenarnya,” Syauqy menambahkan.
Hasil penelitian tersebut akan dipresentasikan dalam Islamic Science and Technology Fair 2021 kategori Lomba Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an pada 23 Oktober 2021 mendatang.
Klarissa Nabila sebagai anggota tim mengatakan, Surah An-Nisa ayat 56 yang digunakan sebagai dasar dari penelitian ini menjelaskan bahwa sesungguhnya Allah akan menurunkan azab yang pedih dan salah satunya berupa menghanguskan kulit hambanya yang kafir terhadap ayat Allah. Kemudian Allah akan menumbuhkan kembali kulit mereka dan menghanguskannya lagi.
UGM

BERITA REKOMENDASI