Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah Gelar Semnas Tata Kelola Agraria

YOGYA, KRJOGJA.com – Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah akan menyelenggarakan seminar nasional 'Pembaruan dan Tata Kelola Agraria dalam Perspektif Islam dan Ke-Indonesiaan', hari ini Kamis (19/12/2019) di Amphitarium Seminar Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta.

Seminar tersebut dilandasi oleh pemikiran tentang pentingnya rumusan panduan tata kelola agraria dalam perspektif Islam dan ke-Indonesiaan. Diharapkan, seminar ini bisa menghasilkan bahan untuk membuat rumusan tata kelola agraria yang bersumber dari ajaran Islam, melengkapi dan memperkuat implementasi kebijakan pemerintah tentang pembaruan dalam hal agraria.

"Problem agraria selalu melibatkan persoalan yang kompleks karena berkaitan dengan tanah dan segala apa yang ada di dalam dan diatasnya," ujar Ketua Panitia Seminar Moh Soehadha beberapa waktu lalu.

Dituturkannya, tanah tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia karena diatas tanah manusia bertempat tinggal dan melangsungkan hidupnya. Tanah juga menjadi sumber penghidupan, tempat bercocok tanam, sumber kekuasaan dan masih banyak lagi.

Ia juga mengatakan, di era Presiden Joko Widodo, ada kemajuan dibanding sebelumnya. Akan tetapi, problem agraria di Indonesia masih membutuhkan penyelesaian. Sebab, pemerintah belum sungguh-sungguh melibatkan unsur lain yang cukup berpengaruh melakukan pembaruan agraria.

"Konflik agraria seperti perebutan lahan, penguasaan lahan yang timpang ini menjadi persoalan yang mendesak dicari solusinya," ungkapnya.

"Nanti Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil juga akan menjadi pembicara kunci dalam seminar ini. Selain itu ada aktivis agraria, seperti Sekjen Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Dewi Kartika, juga antropolog dan ulama," tandasnya. (R-1)

BERITA REKOMENDASI