Maksimalkan Media Sosial untuk Bela Negara

YOGYA, KRJOGJA.com- Generasi muda sebagai kelompok pengguna internet terbesar semestinya memanfaatkan sarana tersebut sebagai media bela negara. Bukan justru sebagai konsumen teknologi karena potensi penduduk yang besar.

“Tapi bisa mentransformasikan manfaat teknologi media untuk memperkuat perekonomian, mempererat persatuan bangsa, mendorong literasi media, mencegah berita hoaks dan menjaga Pancasila dari rongrongan ideologi transnasional,” tegas Kepala BPIP Prof Drs KH Yudian Wahyudi MA PhD dalam acara ‘Pengenalan Kehidupan Kampus untuk Mahasiswa Baru (PKKMB)’ di kampus Sekolah Tinggi Multi Media ‘MMTC’ Yogyakarta, Kamis (3/9).

Acara ini diikuti lebih dari 440 orang mahasiswa baru dari enam program studi, yaitu Manajemen Produksi Siaran (Manaprodsi), Manajemen Produksi Berita (Manarita), Manajemen Teknik Studio Produksi (Matekstosi), Animasi, Teknologi Permainan dan Manajemen Informasi Komunikasi.

Menurut Prof Yudian, Bela Negara bukan hanya penting di masa revolusi kemerdekaan, tapi juga masa kini. Tantangan ekonomi global seperti konflik perbatasan, pertarungan ideologi, perubahan iklim hingga kondisi krisis akibat pandemi adalah juga ancaman terhadap kesatuan dan kelangsungan negara. Dalam sistem pertahanan semesta, seperti amanat UU No 3 Tahun 2002, Bela Negara merupakan hak dan kewajiban setiap warga negara.

BERITA REKOMENDASI