Malam Tahun Baru, Malioboro Tanpa Kendaraan Bermotor

YOGYA, KRJOGJA.com – Polda DIY menutup Jalan Malioboro di malam pergantian tahun 31 Desember 2018 mendatang mulai sore hari. Kendaraan dilarang melintas dan dialihkan melalui jalur penyangga sejak pukul 17.00 WIB. 

Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto mengatakan nantinya untuk semua kendaraan baik bermotor, andong, maupun becak mulai tak boleh lagi melintas sejak sore pukul 15.00 WIB. "Sterilisasi Malioboro diikuti pengalihan arus kendaraan arah ke Malioboro melalui jalur-jalur penyangga. Jalur penyangga Malioboro seperti Jalan Bhayangkara, Jalan Abu Bakar Ali, dan Jalan Mataram akan mengalirkan arus sterilisasi menjauh dari Malioboro secara selektif sampai pukul 17.00 WIB," ungkapnya Sabtu (22/12/2018). 

Polda DIY berharap dengan rekayasa tersebut baik Malioboro maupun jalur penyangga akan benar-benar bebas kendaraan pukul 19.00 WIB. Penyangga Malioboro menurut dia akan dibuat searah, salah satunya seperti Jalan Letjen Suprapto mulai pukul 19.00 WIB dilarang berbelok ke timur menuju Jalan Bhayangkara dan Malioboro.

“Nanti Jalan Mataram yang berada di sisi timur Malioboro, kendaraan hanya diperbolehkan melintas ke selatan dan Jalan Brigjen Katamso maupun jalan Panembahan Senopati hanya boleh ke timur sejak pukul 19.00 WIB. Khusus akses Jalan Pangurakan yang menghubungkan kawasan Titik Nol Kilometer menuju Alun Alun Utara diperkirakan menjadi titik kumpul warga juga mulai ditutup dari kendaraan sejak pukul 19.00 WIB,” imbuh Yuliyanto. 

Polda yang berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DIY juga akan menutup sejumlah simpang besar jalan yang berada di utara Malioboro pukul 19.00 WIB seperti simpang Tugu, Simpang Mirota Kampus Terban UGM, Simpang Tiga Tentara Zeni Pelajar, Simpang Pingit, Simpang C Simanjuntak dan Simpang Jalan Sudirman. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemda DIY Gatot Saptadi menambahkan pihaknya juga sudah berkoordinasi untuk menaosialisasikan larangan mobil dan bus besar parkir di pinggir jalan utama di wilayah Kota Yogyakarta dan jalur menuju ke obyek wisata. “Misalnya di Jalan Yogya-Wonosari di Hargodumilah, kendaraan tidak boleh parkir di barat jalan atau area Bukit Bintang. Demikian juga dengan jalur utama seperti Jalan Solo dan Jalan Magelang, karena jelas akan memicu kepadatan lalu-lintas,” tegasnya. 

35 kantong parkir telah dipersiapkan Pemda DIY yang telah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Di wilayah Malioboro sendiri Pemkot Yogyakarta mempersiapkan paling tidak 15 kantong parkir selama masa libur Natal dan Tahun Baru. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI