Malioboro Diberlakukan Sistem Buka Tutup

YOGYA, KRJOGJA.com – Satlantas Polresta Yogya memberlakukan sistem buka tutup bagi kendaraan yang akan masuk ke Malioboro. Hal ini untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas karena antrean kendaraan cukup panjang. Diprediksikan, kepadatan arus lalu lintas akan terjadi sampai malam tahun baru.

Kasat Lantas Polresta Yogya Kompol Dwi Prasetyo, Minggu (23/12) menjelaskan, kendaraan dari arah Kleringan tidak dapat langsung berbelok ke Malioboro. Namun kendaraan dialihkan untuk melintas atau memutar ke Stadion Kridosono. "Simpang Kleringan kami tutup. Kemudian kendaraan kami alihkan. Kalau tidak ditutup, arus lalu lintas akan semakin padat dan panjang," jelas Dwi.

Menurutnya, antrean kendaraan yang akan masuk ke Malioboro sampai Kotabaru. Kendaraan untuk sampai di Malioboro dibutuhkan waktu sekitar 30 menit hingga satu jam. "Kendaraan dari luar kota sudah mulai berdatangan. Kebanyakan wisatawan yang datang ke Yogya itu ingin masuk ke Malioboro. Hal inilah yang menyebabkan jumlah kendaraan meningkat," ujarnya.

Di samping Malioboro, wisatawan juga menuju tempat-tempat wisata di Yogya lainnya. Di antaranya Taman Pintar, Kraton dan Kebun Binatang Gembira Loka. Kondisi ini juga menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di sekitar lokasi wisata.

"Kepadatan arus lalu lintas ini karena banyaknya kendaraan yang parkir maupun keluar masuk lokasi wisata," terangnya.

Untuk parkir bus pariwisata telah disediakan di parkiran Senopati dan Ngabean. Jika kedua tempat tersebut sudah tidak mampu menampung, dari wilayah perbatasan yaitu Bantul dan Sleman akan dialihkan. "Kami sudah koordinasi dengan Polres Sleman dan Bantul. Kalau sudah tidak mampu menampung, kami minta bus yang akan masuk ke Kota untuk dialihkan. Jika dibiarkan masuk ke kota, arus lalu lintas akan stagnan," ucapnya.

Dwi memperkirakan, kepadatan arus lalu lintas ini akan terjadi hingga malam tahun baru mendatang. Mengingat liburan akhir tahun ini bersamaan dengan libur sekolah. "Setelah libur Natal ini kemungkinan ada penurunan sedikit karena pegawai masuk kerja. Tapi akhir pekan, akan kembali meningkat sampai malam tahun baru," katanya. (Sni)

BERITA REKOMENDASI