Malioboro Tak Nyaman, Pejalan Kaki Mengeluh

YOGYA (KRjogja.com) – Pejalan kaki dan wisatawan mulai mengeluhkan ketidaknyaman dan kesemrawutan Kawasan Malioboro yang kini tengah dilakukan penataan kawasan semi pedestrian di sayap timur. Untuk meminimalisir ketidaknyaman bagi pejalan kaki, wisatawan maupun pengguna jalan akan ditambahkan rambu rute bagi pejalan kaki.

Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan, Energi dan Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY, Muhammad Mansyur selaku pelaksana proyek revitalisasi Malioboro mengakui selama proses pengerjaan fisik pedestrian dan street furniture di sisi timur Kawasan Malioboro mengganggu kenyaman baik pejalan kaki maupun wisatawan. Tahap I pengerjaan fisik sudah hampir selesai sehinggaa tidak menggangu pejalan kaki, namun tahap II cukup mengganggu karena dilakukan pengerukan besar-besaran.

"Kami akui selama proyek pengerjaan fisik pedestrian sisi timur Malioboro memang mengganggu ketidaknyamanan pejalan kaki maupun wisatawan saat ini. Tetapi kami berusaha meminimalisir ketidaknyamanan ini dengan berbagai upaya," ujar Mansyur kepada KRjogja.com, Rabu (31/8/2016) malam.

Mansyur menyampaikan pihaknya senantiasa melakukaan evaluasi setiap pekannya guna mengantisipasi dan meminimalisir ketidaknyamanan pejalan kaki maupun wisatawan di Malioboro.  Ketidaknyaamanan ini memang terpaksa dialami pejalan kaki selama proses pengerjaaan pedestriaan dengan keterbatasan waktu yang ada. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kepolisiaan setempat guna menambah rambu bagi pejalan kaki supaya tidak berjalan di jalan utama yang membahayakan keselamatan. (R-4)

 

BERITA REKOMENDASI