Manajemen Pelaporan Organisasi Berbasis Penulisan Jurnal

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Revolusi Industri 4.0 menuntut organisasi masyarakat untuk menyesuikan diri dengan kemajuan ilmu dan teknologi, terutama untuk meningkatkan kualitas dan juga menunjukkan eksistensi organisasi di tingkat lokal dan global. Nasyiatul Aisyiyah sebagai organisasi masyarakat berperan penting dalam supporting system kehidupan bernegara, sehingga perlu melakukan manajemen yang lebih baik dan rapi dalam mekanisme pelaporan kegiatan.

“Pada saat ini penulisan jurnal ilmiah sudah menjadi sebuah kebutuhan aktualisasi diri bagi setiap insan cendekia, tidak terkecuali juga sebagai bentuk publisitas organisasi atau lembaga,” ujar Nunung Damayanti SIP, Ketua Umum Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) DIY saat membuka Pelatihan Manajemen Pelaporan Organisasi Berbasis Penulisan Jurnal di Aula DPD, Jalan Kusumanegara 133, Sabtu – Minggu (13-14/06/2021). Kegiatan juga menghadirkan narasumber sekaligus Tim Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) UAD, Bambang Kunta Biddinika DEng (dosen FTI-UAD), Diyah Puspitarini MPd (dosen PGSD-UAD).

Diyah Puspitarini mengatakan, pengabdian pada masyarakat (PPM) dosen UAD ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pelatihan tentang penggunaan mekanisme manajemen pelaporan dalam organisasi berbasis penulisan jurnal ilmiah. Sehingga laporan-laporan kegiatan organisasi tidak lagi berbentuk tumpukan kertas namun berbentuk tulisan ilmiah yang bisa diakses oleh masyarakat lebih luas agar kebermanfaatannya semakin banyak dirasakan.

Pengabdian ini bekerja sama dengan Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai organisasi otonom putri Muhammadiyah yang hampir berusia 1 abad, sehingga kerapian organisasinya tidak diragukan lagi. Menurut Diyah Puspitarini, peserta pelatihan pimpinan wilayah Nasyiatul Aisyiyah DIY dan perwakilan pimpinan daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Gunungkidul, Kulonprogo. Topik yang diangkat manajemen organisasi dan pengenalan serta pendampingan dalam membuat tulisan ilmiah berdasarkan laporan
kegiatan dalam organisasi.

Kegiatan ini berlangsung dua hari. Hari pertama dilakukan secara online dan hari kedua workshop atau praktik dilaksanakan secara offline dengan protokol kesehatan dan pembatasan jumlah peserta 25 orang. Ditambahkan Nunung Damayanti SIP, sebagai organisasi perempuan muda berkemajuan, seluruh peserta sangat berantusias mengikuti pelatihan selama dua hari dan mempersiapkan jurnal dari program kegiatan yang sudah dilaksanakan. Pada penghujung acara, Tim PPM UAD juga menyerahkan bantuan redesaign website PWNA DIY yang nantinya dipakai untuk mengupload sebagian jurnal, selain juga di publish di jurnal terindeks lainnya. (Jay).

 

 

 

UAD

BERITA REKOMENDASI