Mandala Krida Dipastikan Tak Jadi Stadion Piala Dunia U-20

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – PSSI mengumumkan enam stadion yang akan digunakan sebagai venue utama Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang, Jumat (26/06/2020) malam. Mandala Krida sebagai satu-satunya kandidat di DIY dipastikan tidak masuk dalam salah satu tempat penyelenggaraan event bergengsi dunia tersebut.

Ketua Umum PSSI M Iriawan dilansir melalui laman organisasi tersebut mengatakan enam stadion telah dipilih untuk dipresentasikan ke FIFA meluputi Gelora Bung Karno, Jakabaring Palembang, Si Jalak Harupat Soreang Bandung, Manahan Solo, Gelora Bung Tomo Surabaya dan I Wayan Dipta Gianyar Bali. Wilayah-wilayah penyelenggaraan tersebut dipilih lantaran pengalaman menggelar event internasional seperti Asian Games lalu.

Enam stadion telah diserahkan pada Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mendapat revitalisasi sesuai standar FIFA. Meski di tengah pandemi, PSSI berharap negara bisa memaksimalkan persiapan untuk pelaksanaan event pada tahun depan.

Event Piala Dunia U-20 sendiri seturut jadwal saat ini tetap akan digelar 20 Mei hingga 12 Juni 2021. Sebelumnya dalam wawancara beberapa waktu lalu, Pemda DIY melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mengaku tak mempermasalahkan apabila DIY tak jadi dipilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20.

Anggaran revitalisasi senilai Rp 60 miliar dari APBD DIY terpaksa harus digeser untuk penanganan pandemi Covid-19. “Sumber dana dialokasikan untuk penanganan Covid, kita usul agar pembangunan tak dilanjutkan,” terang Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji beberapa waktu lalu. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI