Maraknya Gowes, Momentum Bangkitnya Kota Sepeda

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kembali maraknya olahraga bersepeda atau gowes di berbagai kalangan masyarakat DIY diharapkan bisa menjadi potensi dalam pengembangan potensi pariwisata seusai pandemi Covid-19 teratasi. Fenomena gowes di masyarakat guna meningkatkan imunitas tubuh dari penyakit ke depan diharapkan bisa berubah menjadi kebiasaan yang bisa mendukung dunia wisata, bahkan bisa menjadi momentum bangkitnya Yogya sebagai kota sepeda.

Wakil Walikota Yogyakarta Drs Heroe Poerwadi MA dalam web seminar (webinar) yang digelar Kedaulatan Rakyat dan KRJOGJA.com bertajuk Gowes Sehat dan Aman Saat Pandemi, Jumat (19/6) mengatakan, maraknya pesepeda yang berolahraga bersama beberapa waktu lalu sebenarnya sebuah potensi bagi dunia pariwisata DIY. Hanya saja, potensi tersebut baru bisa dimaksimalkan saat pandemi Covid-19 ini telah usai.

Pasalnya, meski saat ini pemerintah tengah mempersiapkan tatanan menuju kehidupan normal baru, namun ancaman dari Covid-19 ini masih ada dan belum usai. “Kejadian (pesepeda tumpah ruah di kawasan Malioboro, 7 Juni) kemarin mungkin memang puncak kejenuhan masyarakat setelah 3 bulan berdiam di rumah. Tapi, saat ini kami ingatkan kembali bahwa persoalannya (Covid-19) belum selesai dan ancamannya masih ada,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya meminta kepada seluruh masyarakat yang ingin melakukan olahraga bersepeda agar bisa tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan. “Kalau dulu, kami anjurkan untuk stay at home. Tapi kalau sekarang, kami tekankan protokol kesehatan saat beraktivitas, yakni dengan tiga hal, jaga jarak, pakai masker dan budaya cuci tangan. Termasuk saat gowes,” tegasnya.

Melihat maraknya masyarakat yang melakukan gowes di DIY beberapa waktu lalu, Heroe Poerwadi berharap setelah pandemi nanti, hal tersebut bisa terus dibiasakan, dinikmati, dipelihara agar dapat berubah menjadi sebuah kebiasaan atau budaya baru di masyarakat. “Kami sebenarnya sebelum Covid-19 ini, sudah merancang jalur-jalur sepeda, ruang tunggu sepeda, dan bahkan mewacanakan waktu-waktu khusus untuk bersepeda. Mungkin Sabtu dan Minggu jadi hari bersepeda ke depannya,” jelasnya.

Dengan telah menjadi budaya dan kebiasaan baru, maka bersepeda atau gowes juga nantinya bisa dijadikan sebuah potensi pariwisata di Yogya. Upaya merealisasikan rencana ini dilakukan dengan menggelar berdiskusi bersama GM hotel, komunitas sepeda, Dinas Pariwisata, untuk membuat paket wisata bersepeda di Kota Yogya.

BERITA REKOMENDASI