Masih Ingin Tinggal, Lima PKL Gondomanan Ajukan Kasasi

YOGYA (KRjogja.com) – Lima Pedagang Kaki Lima (PKL) Gondomanan Senin (5/9/2016) mendaftarkan kasasi Mahkamah Agung di Pengadilan Negeri Yogyakarta. Mereka melakukan upaya terakhir mencari keadilan agar bisa tetap tinggal di lokasi kios yang ada di Gondomanan Yogyakarta.

Kuasa hukum PKL Gondomanan, Rizky Fatahillah SH kepada wartawan usai mendaftarkan kasasi di PN Yogyakarta mengatakan upaya tersebut dilakukan pihaknya untuk mencari keadilan di tingkat Mahkamah Agung yang diyakini akan memberikan perspektif dan pertimbangan lain terkait kasus sengketa tanah. Menurut dia, pihak PKL tetap yakin bahwa yang seharusnya dituntut adalah pemberi hak pinjam pakai dalam hal ini Panitikismo Kraton Yogyakarta.

"Kami ajukan kasasi hari ini dalam upaya mencari upaya keadilan yang terakhir dari pengadilan. Kami berprinsip bahwa klien, para PKL ini tidak melakukan perbuatan melawan hukum maka pihak yang harusnya digugat adalah pemberi hak pinjam pakai atau kekancingan, yakni Panitikismo Kasultanan," ungkapnya.

Kasasi tersebut menurut Rizky juga didasarkan pada keputusan Pengadilan Tinggi DIY yang mengabulkan banding Eka Aryawan yang isinya menguatkan keputusan PN Yogyakarta. "Pengadilan Tinggi hanya sebatas setuju dengan keputusan PN tanpa memberikan alasan mengapa memenangkan Eka Aryawan, itu juga alasan kami melakukan kasasi ini," imbuhnya.

Sementara Budiono salah satu PKL mengaku tetap akan bertahan di lokasi berjualan saat ini hingga kasasi di Mahkamah Agung selesai. Ia bersama empat rekannya yang lain siap menerima keputusan apapun dari MA nanti.

"Kami tetap akan bertahan di Gondomanan sampai nanti kasus ini selesai. Kami berharap MA mengabulkan kasasi kami dan bisa memberikan keadilan bagi kami," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan upaya hukum lima PKL Gondomanan untuk tetap bertahan di lahan berjualannya kandas di Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi DIY. Pengadilan memilih memenangkan Eka Aryawan dan meminta para PKL pergi dari lokasi tanah yang hak gunannya diberikan pada Eka Aryawan tersebut. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI