Masyarakat Berharap ‘Killer Content’ Stimulus Beralih ke TV Digital

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Masyarakat DIY secara bertahap mulai beralih ke layanan TV Digital (Analog Switch Off). Meski sudah semakin bertambah, namun masyarakat berharap adanya killer content yang menjadi stimulus untuk segera berubah dari analog ke layanan digital.

Atiek Krisna, salah seorang warga dari Kalasan, Sleman berharap tayangan-tayangan TV Digital bisa semakin bervariasi ke depan. Menurut dia, meski kanal TV Digital cukup banyak namun perlu sesuatu yang memantik masyarakat untuk segera berpindah.

“Kalau menurut saya, perlu ada killer content begitu, semacam tayangan menarik yang hanya bisa diakses melalui TV Digital. Kalau misalnya TVRI Sport, menayangkan siaran yang sedang live, apa itu badminton atau sepakbola, jadi menarik. Kam tayangannya sudah lebih jernih, kalau ada konten yang lebih oke, luar biasa,” ungkapnya, Jumat (10/06/2022).

Sementara, Rakhmat Sutopo, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo DIY menjelaskan pihaknya terus melakukan sosialisasi pada masyarakat untuk segera beralih ke layanan TV Digital. Sejak 2020 sosialisasi terus dilakukan, dan menuai hasil signifikan pada 2022 ini, terutama jelang batas akhir ASO 25 Agustus nanti.

“Sosialisasi dilakukan sejak 2020 dan saat ini sudah makin banyak yang paham, buktinya belakangan ini warga umumnya sudah tahu ASO dan TV digital, bahkan bisa menyebutkan keunggulan TV digital berkat banyaknya sosialisasi oleh kita dan juga pihak TV,” terangnya.

Namun begitu, Rakhmat tak menampik perlu adanya konten menarik yang hanya bisa dinikmati di layanan TV Digital sehingga masyarakat semakin antusias berpindah. “Misalnya siaran bola, bulutangkis atau apapun yang diminati masyarakat. Jadi mau tidak mau kalau mau nonton ya harus beralih ke digital,” pungkas dia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI