Masyarakat Diminta Tetap Waspadai Covid-19

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY terus mengkampanyekan tatanan kehidupan baru (New Normal) dengan tujuan mengkondisikan masyarakat bisa berdampingan dengan Coivid-19. Setidak-tidaknya agar masyarakat bisa secara mandiri ‘melawan’ Covid-19 yang beberapa bulan telah menyebabkan beberapa sendiri kehidupan terganggu. Sebagaimana diketahui, sekitar 3 bulan masyarakat tidak bisa melakukan aktivitas sebagaimana biasanya, karena pandemi Covid-19.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda DIY, Kombes Pol I Made Agus Prasatya SIK MHum menyampaikan sejak penemuan positif Covid-19 pada bulan Maret 2020, secara otomatis masyarakat seperti ‘tercekam’ ketidakpastian. Pasalnya, belum ada formulasi yang jelas untuk memberantas virus korona.

Semua institusi di Indonesia diwajibkan untuk turut memutus mata rantai penyebaran Covid-19, termasuk jajaran kepolisian. Kapolri Jenderal Idham Azis memerintahkan jajarannya aktif melayani dan mengayomi masyarakat agar tidak tertular Covid-19.

I Made Agus Prasatya menyampaikan sejak pertama kali ‘pemberantasan’ Covid-19 pihaknya langsung melakukan langkah-langkah diantaranya penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat, kampanye penggunaan masker kepada para pengguna jalan, hingga pembagian sembako bagi warga yang terdampak Covid-19. “Selama dilakukan Operasi Ketupat Progo 2020, pihak Ditlantas Polda DIY melakukan pengetatan di wilayah perbatasan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pemudik,” ujar I Made Agus Prasatya.

Disampaikan, sesuai dengan kebijakan pemerintah terkait mudik Lebaran pihak kepolisian melakukan pengamanan dan penjagaan super ketat di pos pengamanan (Pospam) dan pos penyekatan untuk mencegah para perantau pulang ke kampung halaman (mudik). Pemerintah mengeluarkan kebijakan tidak memperbolehkan perantau mudik, jika ada perantau yang nekat mudik, maka petugas mengharuskan mereka putar balik.

BERITA REKOMENDASI