Mau Sukses Bisnis Jastip, Simak Tips Berikut

Editor: KRjogja/Gus

BISNIS jasa titip (jastip) memang menggoda. Banyak yang sukses menjalankan pekerjaan tersebut. Bahkan tak sedikit orang yang ke manca negara, tiket pesawatnya tertutup dari keuntungan menggulirkan jastip.

Seperti dilansi dari Minggu Pagi, meski sangat menggiurkan, tidak semua pebisnis jastip bisa sukses. Karena bisnis ini tidak hanya sekadar menerima titipan. Banyak hal yang harus diketahui orang yang akan menjalankan jastip.

Punya jiwa bisnis
Pelaku jastip harus punya kemauan berdagang kuat. Ini penting, karena terkait dengan perhitungan rugi laba, plus motivasi untuk mencari barang yang dipesan konsumen.

Paham lokasi
Ketika pelaku jastip berada di sebuah kota atau negara, ia harus paham kondisi dan situasi tempat tersebut. Terutama pasar atau toko yang menjual barang titipan. Kalau buta sama sekali, akan merepotkan. Membuang waktu, juga uang.

Punya modal
Jika tidak punya uang yang cukup untuk belanja, jelas akan membuat bisnis jadi terkendala. Maka uang harus ada dan tersedia. Akan memalukan jika sudah mengiklankan dan berada di negara lain, namun tidak bisa memenuhi pesanan karena uang yang cupet.

Punya banyak kenalan
Berhasil atau tidaknya jastip juga tergantung respons orang-orang. Jika tidak punya banyak kenalan, akan mempersempit peluang. Sebaliknya, punya teman melimpah, pangsa pasar menggiurkan.

Siap repot
Piknik ke negara atau kota lain dengan tanggungan membelikan pesanan banyak teman, bukan hal yang indah. Bahkan bisa mengganggu privasi. Namun jika sudah sadar risiko, pelaku jastip harus siap kerepotan. Baik saat mencari barang, pun membawanya.

BERITA REKOMENDASI