Mbah Dasirah, Penjual Ketupat Siap SaJI Nikmati Berkah Lebaran

SLEMAN, KRJOGJA.com – Tak hanya ayam goreng atau burger saja yang menyandang predikat makanan "siap saji". Di Jalan Kaliurang kilometer 6,5 Condongcatur ternyata ada juga ketupat siap saji yang langsung bisa dinikmati oleh pembelinya. 

Adalah Mbah Dasirah (65) yang berusaha memanfaatkan momen sebelum Lebaran dengan menjual ketupat matang alias siap saji. Tungku kayu di pinggir Jalan Kaliurang terlihat terus menyala saat KRjogja.com, Sabtu (24/6/2017). 

Di atas tungku, panci besar yang di dalamnya berisi puluhan ketupat sedang dimasak menunggu matang. Sehari semenjak subuh hingga sore ini, Mbah Dasirah mencatat sudah 150-an ketupat dimasaknya untuk dijual. 

"Alhamdulillah sudah laku 100-an hari ini, berkah Idul Fitri. Tapi ya lumayan capek karena tadi mulai masak setelah subuhan," ungkapnya ketika berbincang dengan KRjogja.com. 

Sudah sangat lama Mbah Dasirah menjadi penjual ketupat siap saji musiman. H-1 Idul Fitri seperti hari ini menjadi momentum yang paling dinanti Mbah Dasirah untuk menjual ketupat yang memang seolah wajib ada melengkapi hidangan opor ayam. 

"Nembe mawon kok dodolan ngeteniki, nembe 40 taun. Alhamdulillah lumayan saged kangge sangu Ba'dha. (Baru saja jualan ketupat seperti ini, baru 40 tahun. Alhamdulillah lumayan bisa untuk Berlebaran)," lanjutnya tersenyum. 

Beberapa tahun terakhir, Ia mengisahkan dagangan ketupat matang semakin laku terjual. Hal tersebut menurut dia karena semakin banyak orang tak ingin repot membuat ketupat yang diungkapkannya minimal butuh waktu 5-7 jam. 

"Ya berkah untuk saya, semakin banyak yang beli. Mungkin karena memang butuh waktu lama dan banyak yang sibuk jadi pilih beli matang. Saya buatnya langsung jadi bisa untuk 2-3 hari," lanjut nenek yang kesehariannya berjualan gorengan dan ketoprak ini. 

Satu ikat ketupat matang berisi 10 dijual Mbah Dasirah seharga Rp 30 ribu, namun bisa juga membeli eceran dengan harga Rp 3 ribu perbuah. Sementara untuk membeli bahan wadah ketupat, Mbah Dasirah memilih belanja ke Pasar Colombo yang lokasinya dekat dengan rumah. 

"Berapa saja beli boleh, satu boleh 10 ikat juga boleh kalau sudah ada. Tapi biasanya sudah banyak yang pesan dan langsung diambil ke sini (lapak warung)," lanjutnya lagi.

Tutup Usaha Gorengan Khusus Jual Ketupat

Di sebelah lokasi jualan ketupat siap saji, Mbah Dasirah bersama suaminya sehari-hari juga berjualan ketoprak dan gorengan. Saat berbincang dengan KRjogja.com, tangannya sedang membuatkan ketoprak untuk pelanggan yang akan menyantap buka puasa terakhir di Bulan Ramadhan kali ini. 

"Biasanya kalau untuk ketoprak ya beli ketupat matang, karena butuhnya sedikit. Kalau sekarang ya buat sendiri karena banyak dan jadi proyek Lebaran," ungkapnya. 

Sementara lapak gorengan yang berubah fungsi meletakkan ketupat matang, diakui Mbah Dasirah memang sengaja ditutup untuk momen Lebaran. "Nanti kalu tetap jualan gorengan ndak bisa nyambi masak yang lain, libur dulu saja milih jual ketupat," lanjutnya lagi.  (Fxh)

BERITA REKOMENDASI