Mbah Lindu Simbol Semangat Perekonomian Rakyat Yogya

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kepergian Mbah Lindu menjadikan kehilangan besar bagi masyarakat Yogya. Mbah Lindu satu dari sekian penjual Gudeg yang terus melestarikan makanan khas Yogya tersebut hingga kota ini dikenal di tanah air bahkan manca. Kepergian nenek berusia 100 tahun tersebut juga mewariskan keteladanan yang memberikan semangat untuk menjalani kehidupan yang bermanfaat bagi banyak orang.

Mbah Lindu memiliki kesan tersendiri bagi Anggota DPRD Kota Yogyakarta, Eko Suwanto. Mbah Lindu menurutnya merupakan ikon dan sosok yang mampu menghidupi perekonomian rakyat dengan menu olahan Gudeg.

“Kita semua kehilangan sosok teladan yang memberikan kerja nyata, tekun dalam bekerja lewat jualan gudeg. Mbah Lindu mewariskan keteladanan hidup yang selalu semangat,” kata Eko Suwanto yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta ini, Senin (13/07/2020).

Tak hanya dari sisi perekonomian, keberadaan Gudeg Mbah Lindu juga turut mengangkat pariwisata Yogya lebih dikenal. Sosoknya yang legendaris membuat para wisatawan ingin sekali merasakan Gudeg olahan Mbah Lindu. Tak hanya wisatawan lokal, bahkan juga mancanegara.

Eko Suwanto berharap generasi muda meneladani perjuangan Mbah Lindu dalam melestarikan Gudeg sebagai makanan tradisiional Yogya. Semangatnya yang tak kenal usia patut dicontoh generasi saat ini untuk berjuang lebih gigih lagi dalam mengisi zaman.

“Mbah Lindu ini contoh bagaimana menjadi lansia produktif. Hal yang perlu diikuti oleh generasi muda untuk selalu bersemangat dalam bekerja, berwirausaha di bidang apa saja yang bisa menggerakan perekonomian,” jelasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI