Mbah Tukiman, 46 Tahun Berjualan Es Lilin

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA (KRjogja.com) – Tukiman (78) barangkali bisa menjadi inspirasi semangat pantang menyerah dalam mencari rejeki. Sejak tahun 1970, kakek renta yang beralamat di Jipangan Bantul ini setia bersepeda menjual es lilin. Setiap harinya, Tukiman harus menempuh waktu perjalan 1,5 jam untuk berjualan di lokasi mangkalnya di seputaran alun-alun kidul.

 

Seratus es lilin dengan varian rasa selalu tertata di bagian belakang sepeda kayuhnya. Varian rasa yang dibawa Tukiman setiap harinya berbeda-beda, mulai dari rasa vanila, coklat, durian, kacang hijau, melon hingga stroberi. Namun, Tukiman hanya membawa dua varian rasa setiap harinya. Hal itu disebabkan oleh kondisi tubuhnya yang semakin melemah. “Tahun 1970 saya sudah mulai jualan es lilin. Kondisi badan tidak mampu, cari yang ringan saja jualan es lilin,” ujar Tukiman sembari menunggu pembeli yang datang.

Dahulunya, Tukiman hanya  menjajakan es lilin dengan mengambil dagangan milik juragannya. Namun, sudah sejak satu tahun belakangan ini, ia telah mampu membuat es lilin sendiri. Bapak beranak tiga ini menjajakan es lilin dengan waktu yang tidak menentu. Jadwal jualannya tergantung dengan kondisi tubuhnya. Terkadang Tukiman menjajakan barang dagangannya mulai pagi hari, tetapi tidak jarang juga ia berjulan sore hari. Pendapatan Tukiman setiap harinya juga tidak menentu, es lilin terkadang habis terjual, tetapi tak jarang es lilinnya tersisa banyak.

“Kadang pagi, kadang siang, kadang habis ashar. Semaunya badan aja mau berangkat jam berapa,” tuturnya.

Kepada krjogja.com, Tukiman mengaku akan terus berjualan es lilin hingga nanti tubuhnya sudah tidak berdaya lagi. Ia pun mempunyai semboyan ‘lansia jangan patah semangat, walaupun lansia harus lanjut. Kita harus bersemangat jangan nglokro’. Semboyan itu lah yang membuat Tukiman terus berjualan es lilin setiap harinya.

Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) 2016 memberikan berkah tersendiri bagi Tukiman. Dalam pembukaan kemarin, seratus es lilin miliknya habis terjual. Ia pun berharap agar hingga acara berakhir, es lilin miliknya selalu laku keras. “Kemarin es lilinnya semua habis, hari ini semoga juga habis soalnya pengunjungnya banyak,” imbuhnya.

Tukiman akan menjajakan es lilin di sekitaran alun-alun utara hingga PMPS berakhir. Pembeli yang ingin merasakan es lilin Tukiman tidak perlu merogoh kocek dalam, dengan mengeluarkan uang sebesar Rp 2.500 maka pembeli sudah dapat menikmati satu es lilin dengan variasi rasa sesuai selera. (Mg-10)

 

BERITA REKOMENDASI