Mega Sakti Rindukan Latihan di Lintasan Standar

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Latihan di tempat-tempat yang bukan standar atletik, dilakukan klub atletik Mega Sakti, Yogyakarta. Seperti di lapangan Minggiran serta di tanjakan kawasan Gunungsempu, Kasihan, Bantul.

“Sudah enam bulan ini kami tidak bisa latihan di Stadion Mandala Krida yang memiliki fasilitas standar atletik,” kata Ketua Mega Sakti, Drs Bambang Dewanjaya, di sela melatih atlet-atletnya di lapangan Minggiran, Selasa (20/10) sore.

Awalnya, Mega Sakti mendapat jatah latihan seminggu sekali di Mandala Krida. Tapi sejak pandemi Covid-19, pengelola menutup sementara sampai waktu yang belum ditentukan. Maka melakukan latihan di tempat seadanya tetap harus dilakukan agar tak mematahkan semangat atlet yang didominasi anak-anak dan remaja ini.

Bambang yang juga Ketua Pengkot Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Yogyakarta menyebutkan, setidaknya 30 atlet berlatih rutin di klub yang dipimpinnya. Seperti Selasa lalu, di lapangan Minggiran atlet-atlet berlatih lari cepat di lapangan berbagi tempat dengan yang berlatih sepakbola. Kadang-kadang juga lari melewati jalan aspal di luar lapangan sepakbola.

BERITA REKOMENDASI