Mekanisme Pemilihan RT/RW Perlu Diubah

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Perpanjangan jabatan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) turut memikul tanggung jawab yang tidak ringan. Hal ini karena pengurus di tingkat bawah tersebut selalu berhadapan dengan masalah warga. Terlebih pada masa pandemi yang distribusi bantuan dari pemerintah banyak dikecewakan.

“Berat, karena sudah ingin pensiun tapi harus diperpanjang. Apalagi kemarin harus dihadapkan dengan warga saat proses distribusi bantuan karena pandemi yang di bawah atau di masyarakat cukup ruwet dan banyak dikecewakan,” ungkap Ketua RW 01 Dipowinatan Mergangsan, M Wahyu Sugiyanto.

Dirinya yang mewakili sebagian besar pengurus RW menilai perpanjangan jabatan selama enam bulan juga bukan waktu yang pendek. Mengingat distribusi bantuan bagi warga terdampak Covid-19 masih terus berlangsung dan membutuhkan sikap asah, asih dan asuh bagi perangkat wilayah.

Dicontohkannya bantuan yang distribusinya tidak teratur, yakni tahap satu hingga tiga sudah tuntas namun kemudian muncul undangan untuk tahap lima. Sehingga banyak warga yang menanyakan untuk kepastian tahap empat.

“Hal seperti ini kan bingung bagaimana menjawabnya karena kita hanya meneruskan undangan saja. Belum lagi yang dapat bisa dapat terus, sedangkan yang belum dapat tidak ada kepastiannya. Padahal juga sudah diusulkan,” imbuhnya.

Oleh karena itu, dirinya pun mengusulkan supaya ketentuan dua periode bagi jabatan perangkat wilayah harus dipertegas kembali. Hal ini guna pemerataan pelayanan di masyarakat. Mekanisme pemilihan pun perlu diubah, yakni dimulai dari pemilihan RW terlebih dulu, baru tingkat RT.

Pasalnya, RW minimal terdiri dari tiga RT sehingga idealnya banyak tokoh yang bisa dipilih. “Kalau pemilihan dari tingkat RT atau dibarengkan, maka saat pemilihan RW akan kesulitan mendapatkan tokoh,” usulnya.

Jabatan pengurus RT dan RW di Kota Yogya periode 2018-2021 idealnya akan berakhir 31 Maret 2021. Namun karena masih pandemi dan peran pengurus sekarang masih sangat dibutuhkan, akhirnya diperpanjang enam bulan hingga 30 September 2021. Perpanjangan tersebut menginduk pada Instruksi Walikota Yogya Nomor 1 Tahun 2021. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI